mohon maaf saya harus bikin status tentang ahok lagi… perasaan saya tetap ngak enak membaca beberapa thread yang membuat batin saya memberontak…
 
beberapa orang bilang “kita harus berterima kasih kepada ahok karena ahok telah menyadarkan kita untuk buka qur’an lagi dan baca kitab tafsir lagi…. “
 
please deh… ustadz-ustadz yang memimpin demo 4 november kemarin kebanyakan adalah lulusan timur tengah.. mereka punya kajian rutin yang membahas tafsir alqur’an… mungkin antum saja yang ngak pernah mengikuti ceramah-ceramah mereka baik live ataupun lewat youtube…
 
yang ikut demo kemarin kebanyakan adalah ahli pengajian… mereka punya jadwal rutin mingguan untuk ikut pengajian… mungkin anda saja yang tidak pernah datang pengajian sehingga ngak tahu kalau al maidah 51 itu sudah dibahas berulang-ulang oleh ustadz2 kami…
 
yang ikut demo kemarin banyak yang penghafal alqur’an… bahkan ustadz2 yang ikut demo kemarin adalah para aktivis yang mendirikan rumah-rumah tahfiz di seluruh penjuru negeri ini… mereka2 inilah yang kemudian dibilang “mau membodohi dan dibodohi” pakai al maidah 51 oleh ahok…
 
ada juga yang bilang seperti ini, “seharusnya perjuangan terbesar umat islam itu melawan kemiskinan dan korupsi… bukan cuma sekedar melawan ahok….”
 
ustadz2 kami yang anda musuhi dan jelek2an itu adalah aktivis sadaqah… entah berapa anak yatim yang mereka bantu dan sekolahkan.. entah miliar dana yang mereka kumpulkan dari umat untuk diserahkan kepada fakir miskin… mereka berjuang sampai ke pelosok-pelosok…
 
soal, korupsi jangan pula anda tanya… kawan2 kami di HMI yang kemarin juga turun ke jalan punya alumni yang juga maju di pikada dki… dan tim penasehatnya beberapa adalah mantan pimpinan KPK… tapi kenapa anda menutup mata dengan kasus sumber waras, transjakarta dan reklamasi teluk jakarta yang juga sarat dengan korupsi dan tak mungkin berjalan tanpa persetujuan dari orang nomor di DKI….
 
ada yang bilang, seharusnya umat islam berterima kasih kepada ahok karena sudah menyatukan hati umat islam…
 
logika seperti ini sangat lemah… ada orang melecehkan saudara perempuan anda… kemudian anda satu keluarga besar bersatu untuk menuntut pelaku…. tetapi apakah kemudian anda mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah melecehkan saudara perempuan anda hanya gara2 membuat keluarga besar anda bersatu???… dan bagi sebagian besar umat islam, pelecehan terhadap alqur’an dan ulama adalah sesuatu yang sangat menyakitkan…
 
ada yang bilang, seharusnya umat islam mencontoh betapa pemaafnya nabi… dan umat islam pro demo 4 nov diminta untuk membaca sejarah nabi di thaif…
 
marilah kita membaca lebih komprehensif tentang sejarah hidup nabi muhammad.. banyak kisah yang kemudian menceritakan kemarahan nabi ketika ajaran islam dilecehkan…
 
Raut wajah Nabi berubah karena marah, ketika sahabat merayu agar ia tak memotong tangan seorang wanita yang mencuri. Alasan mereka, ia adalah wanita terpandang dari klan Bani Makhzum, salah satu suku besar Quraisy. Nabi tegaskan, “Apakah layak aku memberikan pertolongan terhadap tindakan yang melanggar aturan Allah?” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
 
Di lain waktu, Nabi melihat seorang lelaki memakai cincin emas. Melihat pelanggaran agama itu, Rasulullah marah. Ia lantas mencabut cincin lelaki itu dan melemparkannya ke tanah. “Salah seorang di antara kalian dengan sengaja menceburkan diri ke jilatan api dengan menggunakannya (cincin emas, penj) di tangannya,” sabda Nabi (HR. Muslim)
 
ketika mendapatkan informasi suratnya disobek-sobek dan utusannya diusir oleh raja kisra persia, Rasul berkata, “Allah akan menghancurkan kerajaannya.” Dalam redaksi lain, “Semoga Allah merobek-robek kerajaannya”..
 
ada yang bilang, ahok kan sudah minta maaf… kenapa sieh tidak mau memaafkan???…
 
kawan2, sampai sekarang ahok dan simpatisannya masih memperkarakan buni yani.. tidak ada pencabut laporannya ke bareskrim…. kalau mau sama2 memaafkan, ya semuanya dimaafkan saja… ngak perlu juga ahok dan pendukungnya begitu bersemangat memperkarakan buni yani hanya karena menshare video yang sudah lebih dulu diupload tapi ia hanya menambahkan transkrip dari suara yang ia dengar… jika semua habis, ya habis di sini saja.. polisi ngak perlu memproses perkara buni yani… ahok memang telah minta maaf ke umat islam secara terbuka, tetapi pendukung ahok masih menyimpan dendam kepada buni yani yang menjadikan masalah ini menjadi viral di sosial media dan kemudian berujung gerakan massa yang terbesar dalam sejarah demonstrasi di indonesia masa reformasi…
 
jangan sampai upaya untuk mengedepankan berpikir positif semakin memperlihatkan ada konstruksi berpikir yang semakin mengaburkan inti persoalan… buatlah statemen2 rasional dan berdasarkan fakta… kalau tidak, yang terjadi hanyalah pembodohan publik dan tidak menempatkan sesuatu pada porsinya…. jadi marilah berpikir logis, realitis dan kritis… jangan berlagak seperti kata pepatah melayu, “HENDAK MENEGAKKAN BENANG BASAH”….