Salah satu point penting yang perlu dicatat oleh Bibit, Chandra serta KPK dan seluruh elemen yang mendukung eksistensi pemberantasan korupsi di Indonesia adalah penyataan Kapolri dalam sidang klarifikasi dengan Komisi III DPR RI yang berlangsung Jum’at dinihari 6 November 2009. Saat ditanya apakah Polri yakin dengan bukti-bukti terkait kasus penyelewengan kekuasaan/pemerasan yang menjerat wakil ketua KPK non aktif Bibit Samad dan Chandra Hamzah oleh wakil ketua Komisi III dari PKB, dengan sungguh percaya diri dan mengutip kata-kata mendekati pasti (memulai dengan kata insya Allah) Jendral Bambang Hendarso Danuri yakin bahwa BAP dan bukti-bukti yang dimiliki oleh Polri bisa menang dalam sidang pengadilan.
Dibukanya rekaman yang menyeret Kabareskrim Susno Duaji dan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga telah membuat dua institusi hukum yang telah lama berkiprah dalam perjalanan bangsa ini sangat tersudutkan. Apalagi lewat giringan media, gelombang ketidakpercayaan masyarakat semakin kuat. Seolah-olah Polri dan Jaksa adalah institusi bobrok penuh dengan dosa. Lanjutkan membaca ‘Balas Dendam “Buaya nan Terluka”’
Ditulis dalam Politic
Comment