UU PEMILU YG INKONSTITUSIONAL


 
Pakar hukum tata negara refli harun menyebutkan ada 3 cacat konstitusional Presidential Threshold 20% untuk Pemilu 2019:
 
1. Patokan suara 2014 dipakai 2 kali yakni pada pilpres 2014 dan pilpres 2019…
 
2. Dalam rentang waktu 5 tahun ada pemilih baru dan pemilih yg meninggal dunia.. sehingga patokan suara 2014 menjadi tidak relevan lagi karena terjadi perubahan kuantitas dan kompososi pemilih…
 
3. Pemilu 2019 juga diikuti oleh partai2 baru yg juga punya hak konstitusional untuk turut mengajukan calon presiden…
 
Pilpres 2004, 2009, 2014 dilakukan setelah pileg berlangsung. Sehingga acuan penetapan presidential threshold mengacu pada perolehan suara partai pada periode yg sama. Sementara pilpres 2019 dilakukan secara serentak dengan pileg 2019… pemilih menyoblos caleg dan capres pada hari yg sama… jadi dari mana kemudian angka 20% itu menemukan rujukannya…
 
Sebagai pengingat saja pada tahun 2004 tampil 5 pasangan capres dan cawapres… kompetisinya begitu semarak.. rakyat punya variasi pilihan-pilihan yg cukup beragam… dan para kandidat itu punya kesempatan menjajal kemampuan dan menguji diri untuk dipilih rakyat…
 
Pilpres membutuhkan modal yg besar. Partai-partai dan tokoh yg ingin maju di pilpres juga akan menghitung plus dan minus maju sebagai kandidat… karena kekalahan tidak saja sekedar kalah, tetapi soal raibnya uang dan tersingkir dari lingkaran kekuasaan…
 
Sistem presidential kita sebenarnya akan kuat apabila semua partai politik yg telah sah menjadi peserta pemilu punya kesempatan yg sama untuk mengajukan capres dan cawapres… dan di putaran kedua ketika head to head terjadi, pengusung yg kalah di putaran pertama akan merapat pada 2 kubu peraih suara teratas… sehingga koalisi besarpun akan kembali terbentuk… bahkan selepas pilpres pun politik akomodatif masih bisa terjadi seperti golkar, pan dan ppp yg merapat ke kabinet jokowi….
 
So, saatnya menunggu debat hukum di mk… mudah2an mk bisa memutuskan perkara pelik ini dengan bijaksana…
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s