SIAPA YANG PUNYA NEGERI INI


 
Oleh: Anggun Gunawan
 
Dari instagram seorang anggota dpr bidang energi saya menyaksikan perayaan 15 tahun kiprah sebuah perusahaan minyak dan gas asal China… menariknya perusahaan ini baru berumur 18 tahun.. tetapi sudah berkiprah selama 15 tahun di indonesia.. mereka mengeksplorasi potensi minyak dan gas di jambi, jawa timur dan papua…
 
Beginilah nasib negara yg begitu “merindukan” investasi… karena tak punya duit sendiri… kemudian kemana2 “menjual diri”… dengan rayuan “ayo berinvestasi di negeri kami….”
 
Promosi investasi itu dilakukan dimana2… ke china, eropa, arab dan amerika… perjalanan dan akomodasinya dibiayai oleh negara… ketika ada titik cerah kemudian digembar-gemborkan di media… “inilah pejabat yg berprestasi karena mampu menarik investor luar negeri…”
 
Kemudian kita hanya menadahkan tangan berharap mendapat persenan kecil… karena posisi tawar yg lemah… minyak dan gas itu berada di wilayah kita, tapi kita tak kuasa mengolahnya sendiri…
 
Padahal setiap tahun sejak zaman pak habibie kita kirim putra-putri terbaik negeri ini sekolah ke luar negeri… tetapi setelah lulus, mereka malah mengabdikan ilmunya di perusahaan asing.. entah karena tak punya kesempatan berkarier di bumn atau karena tawaran gaji yg lebih tinggi…
 
Saya malah berpikir seperti ini… Jika yg kurang itu adalah uang, kenapa tidak kita pinjam saja uang kepada lembaga keuangan dunia atau negara sahabat, kemudian uang itu dikasihkan ke pertamina untuk melakukan riset dan menguasai eksplorasi seluruh tambang minyak dan gas di indonesia… kalau sdm kurang, pertamina bisa melakukan rekruitmen besar-besaran untuk menggaet anak2 pintar negeri ini… kalaupun masih butuh tenaga asing, rekrut secara terbatas… jadi kita yg mengatur dan menggaji mereka…
 
Tapi selama puluhan tahun yg terjadi adalah kita obral kekayaan alam itu kepada perusahaan2 asing… mereka yg kemudian berkuasa… sharing laba mereka yg berkuasa menentukannya… kemudian dengan bangga kita mempublikasikan anak hebat indonesia bekerja di perusahaan multinasional dan kita telah merasa puas dengan csr mereka yg sebenarnya tak seberapa dari akumulasi keuntungan yg mereka dapatkan dari kegiatan mengeksplorasi kekayaan alam di negeri ini…
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s