Predikat Kelulusan Madrasah Ramadhan


 
1. Taqwa
 
Ciri-ciri ketaqwaan seseorang oleh Ali bin Abi Thalib diindikasikan dalam 4 hal yaitu: semakin hari semakin takut kepada Allah, semakin rajin beribadah dan beramal sholeh, redha dengan segala takdir yang ditetapkan Allah dan mengedepankan persiapan akhirat daripada kerja-kerja dunia…
 
2. Celaka;
 
Hal ini sesuai dengan do’a malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi Muhammad. “Beliau berkata, ‘Jibril datang kepadaku dan berkata, ‘Wahai Muhammad, siapa saja yang mendapati bulan Ramadhan dan dia tidak diampuni, maka Allah akan melaknatnya.’ Lalu aku (Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam) berkata: ‘Aamiin.” (Al-Ihsan fii Taqriib Shahiih Ibni Hibban, kitab al-Bir wal Ihsan, bab Haqqul Waalidain (II/140 no. 409).
 
Hal ini juga sejalan dengan hadist Nabi yang lain: “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thobroniy dalam Al Kabir dan sanadnya tidak mengapa. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalur lainnya).
 
Status kelulusan ini sangat tergantung kepada usaha yang kita lakukan selama 1 bulan penuh melaksanakan ibadah Ramadhan. Apakah lebih banyak kita habiskan untuk beribadah, ataukah lebih banyak kita habiskan untuk kegiatan-kegiatan hura-hura yang tiada bermanfaat. Apakah kita lebih banyak menghabiskan waktu di masjid atau menghabiskan waktu jalan-jalan di mall dan tempat yang jauh dari masjid….
 
Kalaupun kita masih percaya dengan sistem “kebut semalam” ala pelajar Indonesia, maka masih ada 4 atau 5 hari lagi untuk bersungguh-sungguh menghabiskan waktu untuk sholat dan membaca Al Qur’an. Masih ada waktu untuk lebih banyak menyendiri di Masjid daripada putar-putar di swalayan untuk memilih-milih baju lebaran. Masih ada waktu untuk memperbaiki hasil kelulusan kita di malam Idul Fitri nanti….
 
Cepatlah menyadari… Kalau di bulan Ramadhan saja dimana syetan dibelenggu, masjid-masjid riuh dengan pengajian, Allah memotivasi dengan pahala berlipat ganda kita tidak bisa beribadah dengan maksimal, entalah di bulan-bulan lain….
 
(Inspirasi dari Ceramah Menjelang Tarawih di Masjid Dekat Kos)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s