Hikmah Fitnah di Masa Sahabat


fitnah di zaman 4 khalifah terbaik selepas masa nabi sungguh teramat dasyat…. tak ada apa-apanya dengan kisruh “kriminalisasi” orang-orang yang disebut-sebut “ulama” di zaman ini… kisruh yang lebih banyak didorong motivasi politik dan egoisme diri sendiri dibandingkan semangat untuk kebaikan bagi umat..
 
Para sahabat terbelah dan saling perang saudara… Ali yang notabene adalah sepupu Nabi “berkonflik” dengan Aisyah yang adalah istri Nabi… Husein cucu yang teramat dicintai Nabi terbunuh dengan tragis oleh tentara Yazid bin Muawiyah, dimana Muawiyah sendiri adalah salah seorang sahabat terbaik Nabi sekaligus sepupu Utsman Bin Affan…
 
tetapi di tengah dasyatnya fitnah pada masa khalafur rasyidin itu, Nabi Muhammad tetap memuji masa 4 khalifah ini dalam banyak hadist… ada banyak hikmah di balik semua tradegi menyedihkan itu… hikmah yang membuat kita yang hidup di zaman ini lebih arif dan dewasa mengelola perbedaan….
 
“Hendaklah kamu bertakwa kepada Allah, dan mendengar serta taat (kepada pemimpin) meskipun ia seorang budak hitam. Dan kalian akan melihat perselisihan yang sangat setelah aku (tiada nanti), maka hendaklah kalian mengikuti sunnahku dan sunnah para khulafa’ rasyidin mahdiyyin (pemimpin yang lurus dan mendapat petunjuk), gigitlah ia dengan gigi geraham (berpegang teguhlah padanya), dan jauhilah perkara-perkara muhdatsat (hal-hal baru dalam agama), sesungguhnya setiap bid’ah itu kesesatan” (HR. Ibnu Majah. Hadis senada diriwayatkan pula oleh At-Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ahmad).
 
“Dikatakan mereka itu (khulafa’ur-Rasyidin) adalah yang empat (Abu Bakar, Umar, Utsman, & Ali), dan dikatakan bahkan mereka itu adalah khalifah yang empat dan siapa saja yang menempuh jejak mereka dari para Imam (pemimpin) Islam yang berijtihad (mujtahidin) dalam hal hukum, maka sesungguhnya mereka itu adalah khulafa’ur-Rasul (pengganti Rasulullah Saw.) yang meninggikan kebenaran, menghidupkan agama, dan membimbing umat kepada jalan yang lurus.”
 
mungkin dengan kembali rujuk dengan sejarah dan kembali kepada kitab ulama bisa membuat kita terlepas dari jeratan emosi yang dihembuskan oleh tulisan-tulisan tidak jelas yang banyak berseliweran saat ini untuk mengadu domba Umat dengan Umara…
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s