Baperan Generasi Y


10 tahun terakhir g henti2nya saya ditanyain “kapan nikah???” Sampai teman2 saya sudah pada punya anak tiga… tapi saya ngak pernah sensitif ditanyain kapan nikah… dulu generasi saya punya jawaban ampuh… “amiin”… “semua akan indah pada waktunya…” tapi hari ini saya heran.. kok baru umur 23 – 25 tahun sudah pada baperan ditanyain kapan nikah… dan mendesak resolusi sosial, dilarang nanya kapan nikah…. :) zaman yg aneh…:)
 
Gerbang pernikahan bukanlah pintu ajaib yg menghapuskan semua masalah… bukan momen untuk menghilangkan pertanyaan orang… pernikahan adalah tanda harus bersiap menghadapi masalah2 baru yg jauh lebih berat… pertanyaan akan mengelinding “dah punya baby???, anaknya dah berapa?? Kok g ada laki2nya, kok g ada perempuannya?? Sudah sekolah anaknya sekarang?? Dapat ranking ngak?? Nanti masuknya smp – sma apa?? Masuk sekolah favorit ngak?? Anaknya kuliah dimana?? Anaknya dah nikah?? Udah punya cucu, cucunya masuk paud mana??? Dan bla..bla yg tak akan berhenti sampai kiamat….
 
Jadi persoalannya bukan kapan nikah??? Tetapi sudah siapkah kita secara psikologis, religius dan finansial untuk mengembang amanah baru… sudah siapkah kita menekan egoisme diri menuju tanggung jawab dunia akhirat dan sudah siapkah kita kerja lebih keras lagi untuk memenuhi nafkah keluarga.. sudah siapkah kita menekan kebebasan diri untuk berbagi lebih banyak waktu dengan pasangan, anak dan keluarga besar….
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s