MELIHAT SAUDI: MOHON BEDAKAN MASALAH TEOLOGI DENGAN POLITIK-EKONOMI


 
Oleh: Anggun Gunawan (Alumni Filsafat UGM)
 
kita harus memisahkan pandangan keagamaan dan analisis geopolitik-ekonomi sebuah negara… meskipun Saudi dengan tegas mengatakan sebagai Negara Islam, tetapi dari sisi perdagangan, mitra utama Saudi adalah China yang punya ideologi Komunis..
 
salah satu media ekonomi menyebutkan:
 
The top export destinations of Saudi Arabia are China ($44.2B), Japan ($42.5B), the United States ($41.8B), South Korea ($33.1B) and India ($30B). The top import origins are China ($20.5B), the United States ($15.4B), India ($13B), Germany ($11.5B) and South Korea ($8.29B)…
 
baik transaksi ekspor maupun transaksi impor, China menjadi mitra nomor wahid Saudi Arabia…
 
bahkan semakin akrabnya hubungan Saudi dengan China, Amerika jadi cemburu..:) Saudi sebenarnya mulai tidak nyaman dengan Amerika yang telah menjadi “konco arek” (sahabat sejiwa dan sehati) sejak perang dunia kedua, karena Amerika sangat agresif mengumandangkan kampanye anti Wahabi setelah peristiwa 9/11, blunder Amerika menggulingkan Saddam Hussein yang membuat kekuatan Syiah menguat di Irak, dan hembusan-hembusan liberalisme-demokratisasi yang membuat anak-anak muda Saudi menginginkan perubahan signifikan terutama dalam hal kebebasan berekspresi dan perlawanan terhadap domestifikasi perempuan yang telah berlangsung sekian ribu tahun…
 
saya tak mau terlibat dengan debat-debat panjang soal masalah teologis.. karena dari segi keagamaan, kita sudah sama-sama tahu bahwa Saudi memberikan kontribusi yang besar buat kehidupan beragama di Indonesia… dari beasiswa sampai bantuan untuk pembangunan masjid… entah eskalasi di dunia ini mau seperti apapun, muslim indonesia akan tetap naik haji ke mekkah…
 
tetapi jangan kemudian, terjadi berbagai kerancuan berpikir yang sangat fatal… misalnya, orang2 GNPF yang hobby demo untuk Ahok yang punya darah China.. di Saudi, Demonstrasi adalah hal terlarang dan banyak ulama Saudi yang membuat fatwa bahwa demonstrasi itu haram… sikap anti China yang coba dihembuskan oleh sebagian ustadz2 kita yang juga turut bersuka cita dengan kedatangan Raja Salman, menjadi sumir ketika mitra dagang teratas Saudi adalah China…
 
Sumber Bacaan:
 
 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s