(Angggun Gunawan – ICMI DI. Yogyakarta)
 
Saya kemudian mencoba melihat daftar orang terkaya di dunia… Di peringkat atas kebanyakan adalah yang bergerak di bisnis IT. Bill Gates dengan Microsoft… Mark Zuckenberg dengan Facebook.. Jeff Bazos dengan Amazon… Larry Page dengan Google. Dan hebatnya adalah HARTA KARUN TAK TERBATAS di dunia IT ini ternyata sudah diterjuni oleh China… Lihatlah Handphone yang bersileweran di Indonesia saat ini.. Kebanyakan “Made in China”…
 
Economic Complexity Index (ECI) dalam rilisnya di tahun 2014 menyebutkan 3 komoditi teratas yang diekspor Indonesia… Coal Briquettes ($20B), Palm Oil ($17.5B), Petroleum Gas ($17B)… Batubara dan Gas sudah mulai menurun dan berharap ada ladang-ladang baru yang bisa ditemukan… Sementara untuk menghasilkan minyak kelapa sawit, entah berapa JUTA HEKTAR HUTAN INDONESIA YANG DIKORBANKAN…
 
Sementara negara-negara teratas yang mengimpor barang ke Indonesia adalah China ($32.5B), Singapore ($25.6B), Japan ($15.4B), South Korea ($11.6B)… China yang berada di posisi pertama.. Bukan USA ataupun Jerman.. Sehingga tak salah kemudian Pak Jokowi mengatakan patokan nilai tukar diganti YUAN saja…
 
Dengan potensi penduduk 260 juta jiwa manusia, rasanya tak salah kemudian Indonesia menjadi market yang diperebutkan oleh berbagai negara di dunia… Terutama China yang sangat ambisius untuk berinvestasi di Indonesia…
 
Dulu pas perang melawan VOC dan Kolonial Belanda, agitasi yang membuat rakyat bergelora untuk mengangkat senjata adalah KEMELARATAN EKONOMI… Orang akan melakukan apa saja untuk bertahan hidup (makan)…. Artinya, KEDAULATAN EKONOMI ADALAH POIN PENTING UNTUK MENJADI BANGSA YANG MERDEKA…
 
Orang-orang yang dekat dengan VOC dan Pemerintah Kolonial bisa hidup makmur karena mereka mendapatkan bagian dari berbagai kerja-kerja ekonomi yang dilangsungkan di Nusantara (yang tak jarang habis-habisan mengekspoitasi rakyat )… Agak sulit bagi mereka untuk bersikap kritis..
 
Yang TIDAK BANYAK MAKAN DUIT BELANDA ADALAH PARA ULAMA DAN PENGUSAHA PRIBUMI… Mereka kemudian yang menggelorakan semangat untuk berjihad MENGUSIR PENJAJAH… Karena mereka masih punya Kekuatan Independensi dari sisi ekonomi dari pemerintah kolonial sehingga bisa menggelorakan SEMANGAT JIHAD MELAWAN VOC DAN PEMERINTAH KOLONIAL.
 
Tapi ketika INDONESIA TELAH MERDEKA, ULAMA DAN PENGUSAHA PRIBUMI KEMBALI TERSINGKIR DARI PUSARAN POLITIK… SOEKARNO SANGAT ALERGI DENGAN POLITISI DARI KALANGAN ULAMA DAN LEBIH SUKA BEKERJASAMA SECARA EKONOMI DENGAN CHINA… PAK HARTO MESKIPUN SECARA POLITIS MENERAPKAN SIKAP ANTI CHINA, TETAPI IA MEMBESARKAN BANYAK PENGUSAHA CHINA DI ZAMANNYA.. Zaman Reformasi entah siapapun Presidennya, hanyalah ZAMAN MENUAI HASIL ALIAS PANEN BAGI PENGUSAHA KETURUNAN CHINA…
 
Sekarang mari kita lihat siapa orang2 terkaya di Indonesia..
Keluarga Hartono – Djarum.
Keluarga Susilo Wonowidjojo – Gudang Garam.
Keluarga Anthoni Salim – Salim Grup.
Keluarga Eka Tjipta Widjaja – Sinar Mas Group.
 
Semuanya adalah warga keturunan China.. Dan anak-anak hebat di negeri ini telah pula bekerja untuk mereka..
 
Sekarang Semangat Jihad di masa kolonial kembali coba dihidupkan. Percobaan pertama dan kedua sangat berhasil lewat 411 dan 212. Tapi itu masih dalam tahap MASS SHOW.. BELUM BERGULIR MENUJU MASS POWER… Apalagi kalau ngomongin ekonomi. Masih harus kerja keras lagi.
 
Pak JK dalam sambutannya dalam pembukaan Silatnas ICMI di Jakarta kemarin sudah menyitir bahwa masalah Ahok bukan semata2 masalah penistaan agama. Tapi berkelindan dengan masalah KETIMPANGAN EKONOMI..
 
Terus bagaimana solusinya???
Pertama, umat Islam harus bersatu untuk membuat Bank Sendiri. Karena roda ekonomi berpusat di Bank sebagai pengucur dana untuk berbagai kegiatan masyarakat. Kalau umat tak punya uang, apa yang bisa mereka bangun dan kerjakan??? Mereka terpaksa minjam sana-sini. Dan selain bank2 BUMN, bank2 yang memberikan kredit kepada rakyat adalah bank swasta yang dimiliki oleh warga keturunan China…
 
Di medio 2015, Kompas merilis daftar 10 Bank dengan Asset terbesar di Indonesia:
 
1. Bank Mandiri Rp 905,76 triliun
2. BRI Rp 802,30 triliun
3. BCA Rp 584,44 triliun
4. BNI Rp 456,46 triliun
5. Bank CIMB Niaga Rp 244,28 triliun
6. Bank Danamon Rp 195,01 triliun
7. Bank Permata Rp 194,49 triliun
8. Bank Panin Rp 182,23 triliun
9. BTN Rp 166,04 triliun
10. Bank Maybank Indonesia Rp 153,92 triliun
 
Saham terbesar BCA dimiliki oleh Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono yang juga adalah pemilik Djarum. Baru-baru ini BCA dinobatkan sebagai Bank Terbaik 2016 untuk kategori bank umum dengan aset di atas Rp100 triliun dalam Investor Best Bank 2016… Artinya BCA masih menjadi idola pengusaha dan sebagian besar nasabah di Indonesia (sebagian pastinya adalah umat Islam Indonesia)..
 
Tak ada nama Bank Muamalat di rilis Kompas di atas. Meskipun digadang sebagai Bank syariah terbaik (dan “paling syar’i”) di Indonesia, investor terbesar Bank ini juga tetap bukan UMAT ISLAM INDONESIA.. Islamic Development Bank (IDB) memegang porsi saham terbesar di Bank Muamalat (32,74%), Boubyan Bank Kuwait sebesar 22%, Atwill Holdings Limited sebesar 17,91%, National Bank of Kuwait 8,45%, IDF Foundation 3,48%, BMF Holdings Limited 2,84%, M. Rizal Ismael 2,34%, Koperasi Perkayuan Apkindo MPI 1,39%, Andre Mirza Hartawan 1,18%, BPDONHI 1,03%, serta masyarakat 6,64%…. SAHAM MASYARAKAT HANYA 6,64% dari kurang 100 triliyun (masih di angka 50-70 triliyun rupiah) asset yang dimiliki oleh Bank Muamalat..
 
Padahal kalau 200 juta umat muslim Indonesia mau menyisihkan 1 juta rupiah saja uang mereka untuk diinvestasikan buat BANK UMAT ISLAM, maka akan ada modal 200 TRILIYUN RUPIAH.. SUDAH BISA NANGKRING DI POSISI 5 BANK DENGAN ASSET TERBESAR DI INDONESIA…. DAN ITU SUDAH BISA UNTUK NGASIH KREDIT AGAR USAHA UMAT SEMAKIN BERKEMBANG… BISA UNTUK MEMBIAYAI BEBERAPA MEGA PROYEK PEMERINTAH TANPA HARUS MINJAM KE BANK CHINA…
 
Hal kedua yang harus dipikir dalam proses akuisisi ekonomi Indonesia oleh umat adalah memberikan perhatian kepada sektor IT…. sekarang ini banyak anak muda muslim yang bergelut di bidang start-up. tetapi ormas Islam masih terlalu lambat merespon potensi itu. Padahal mereka bisa bermetamorfosis menjadi Bill Gates ataupu Mark Zuckenberg baru di masa mendatang… Dan sayangnya potensi mereka sudah kedahuluan direspon oleh perusahaan2 IT besar dunia…. Oleh karena itu, harus segera dibuat ruang2 kreasi untuk para IT-ers muda muslim dan investasi yang besar agar mereka bisa menjadi BAGIAN UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI UMAT…
 
Hal ketiga yang perlu dilakukan adalah memperbanyak intelektual muda muslim untuk menimba ilmu di Jerman dan belajar dari keberhasilan ekonomi Jerman. Saat ini Jerman merupakan negara dengan tingkat ekonomi terbaik di Eropa.. Negara ini ramah kepada muslim dan menjadi ujung tombak untuk membuka keran imigran Syiria… Ketika universitas di UK dan USA selalu menaikkan uang kuliah, Jerman masih konsisten menerapkan pendidikan gratis buat siapapun yang kuliah di sana… Ketika di USA orang sibuk meneriakkan jaminan kesehatan hingga Obama jadi pusing dan Dominasi Demokrat 10 tahun terakhir dikalahkan Republik, Jerman masih setia memberikan jaminan kesehatan gratis buat siapapun yang tinggal di negaranya…. KONSEP WELFARE STATE DAN KEMAJUAN INDUSTRI SERTA PERTANIAN JERMAN BISA MENJADI RUJUKAN UNTUK MEMBANGUN EKONOMI INDONESIA… Hidup di dunia ini tidak bisa tanpa teman.. Yang dibutuhkan adalah mencari teman yang baik. Dan saya merasakan Jerman bisa jadi TEMAN TERBAIK BUAT INDONESIA…
 
DAN SUDAH WAKTUNYA KITA BANGKIT DARI EUFORIA MASS SHOW 212 MENUJU KERJA NYATA MASS POWER….
Iklan