Setiap hari minggu aku selalu berpapasan dengan perkumpulan pengusaha fotokopi di jogja… perkumpulan ini didirikan oleh para perantau satu nagari di Sumatera Barat, Nagari Atar Tanah Datar….

Sejak 15 tahun yang lalu mereka mengadakan arisan… dulu pas awal-awal, iurannya hanya puluhan ribu per minggu… kemudian naik jadi rp. 300.000/minggu dan sekarang mereka komit menyisihkan uang untuk arisan Rp. 1.000.000/minggu…

teman2 tahu, sekali penarikan arisan, bisa dapat Rp. 45.000.000… lumayan… dan mereka rutin berkumpul setiap minggu di hari minggu… setahun biasanya ada 48 minggu.. artinya dalam setahun masing2 orang akan mendapatkan giliran untuk mendapatkan arisan sebanyak Rp. 45.000.000…

sebuah angka yang lumayan untuk menambah modal usaha… jika uang itu tidak mereka pakai selama 5 tahun, maka sudah terkumpul Rp. 225.000.000, alias sudah bisa mobil baru… jika mereka bisa jaga uang arisan itu selama 10 tahun, maka 1 rumah sudah bisa dibeli…

dan setelah sungguh2 melakukan arisan selama 15 tahun, di antara para pengusaha fotokopi di jogja itu sudah punya tempat bisnis sendiri, sudah punya mobil sendiri (beberapa bisa beli fortuner) dan sudah bisa beli rumah sendiri…

padahal kebanyakan mereka merantau dengan modal pas-pasan… tidak kuliah seperti kebanyakan anak2 muda minang yang datang ke jogja… tetapi mereka berhasil mengangkat derajat keluarga… ketika sukses, maka sanak saudaranya yang di kampung cuma jadi “PAMADEK LABUAH” diajak untuk bekerja di Jogja…

Iklan