Utamakan Sinergi daripada Kompetisi


mungkin kita terlalu lama dididik dalam sistem perankingan… sehingga yang kemudian dominan adalah persaingan… kita kemudian membuat border-border baru untuk pihak-pihak yang dianggap sebagai kompetitor kita…

suatu ketika salah satu mentorku di bidang penerbitan bilang… “mas anggun, meskipun kita sama2 bergelut di bidang penerbitan, sebenarnya banyak kerjasama yang bisa kita lakukan…. salah satu adalah kerjasama untuk membuat pasar baru bersama-sama… karena sebuah isu bisa dicreate dan menjadi perhatian bersama… misalnya dulu pernah dilakukan bombing isu Alex Ferguson ketika pensiun dari MU… berbagai penerbit di Indonesia bersepakat ramai-ramai menerbitkan buku tentang Alex Ferguson dengan telisikan yang berbeda…”

kalau kita pahami secara bisnis dan teologis, sebenarnya pasar itu bisa diciptakan… sifat dasar manusia adalah memberikan perhatian lebih kepada sesuatu yang lagi dibicarakan banyak orang…. dan yakinlah bahwa rizki dari Tuhan itu tidak terbatas… sehingga sebenarnya dalam berusaha kita tidak sedang bersaing untuk mengeruk uang yang terbatas dengan pengusaha lain yang juga mengeluti bisnis yang sama… tetapi kita sebenarnya berhadapan dengan UANG YANG TAK TERBATAS, dimana jatah kita tidak akan pernah diambil oleh orang lain…

dalam dunia penerbitan, tidak ada satu bukupun yang sempurna… oleh karena itu sebuah tema bisa dikaji dari berbagai macam sudut oleh sebuah penerbit… di kampus pun begitu… tidak pernah ada dosen dan mahasiswa yang cukup dengan 1 buku… dan biasanya sebuah referensi selalu didukung dan dikayakan oleh referensi yang lain… kalaupun ada penerbit yang mampu menerbitkan satu tema dalam banyak versi ataupun edisi lengkap, apa yang kemudian bisa diterbitkan belum tentu sempurna dan apa yang diklaim lengkap sebenarnya masih menyisakan sisi-sisi yang belum dielaborasi lebih luas… bahkan sebuah teori yang sudah diyakini ratusan tahun, masih ada kemungkinan untuk direvisi dan diperbaharui…

SEMANGAT MAJU BERSAMA INILAH YANG KEMUDIAN HARUS DIKEMBANGKAN…. karena tidak ada kebutuhan manusia yang mampu dipenuhi oleh 1 perusahaan… tidak ada seorangpun yang bisa menguasai banyak bidang sekaligus… termasuk juga yang spesialis di bidang tertentu… semakin detail orang menguasai sesuatu ia akan semakin menyadari bahwa ia membutuhkan keahlian orang lain yang sebidang keilmuan dengan dia…

hidup ini indah apabila SEMANGAT KOLABORASI DIDAHULUKAN.. dari sanalah kita bisa menciptakan sesuatu yang besar dan bermanfaat dalam skala yang lebih luas… ketika di sebuah masjid, jamaahnya berafiliasi dengan berbagai macam latar organisasi, kita akan semakin kaya dengan sudut pandang dan perspektif… sehingga tidak perlu terjadi rebutan memplot ustadz untuk mengisi kajian, khutbah jumat ataupun rebutan mengisi sebagai MARBOT…

jika ada kesadaran bahwa rizki Allah itu luas dan dunia ini membutuhkan kebersamaan, maka friksi2 yang sebenarnya karena masalah ego pribadi, kelompok dan lain sebagainya bisa diredam… KARENA YANG DIPIKIRKAN ADALAH BAGAIMANA SEBUAH PEKERJAAN BISA DILAKUKAN BERSAMA-SAMA DAN MEMBERIKAN MANFAAT YANG BESAR BUAT SESAMA….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s