apakah status aktivis kampus masih keren untuk zaman sekarang???
jika akhirnya kita melihat banyak alumni aktivis kampus yang kemudian jadi broker demo di jakarta… buat yang agak beruntung, kemudian dilamar oleh pimpinan partai… dikasih fasilitas ini dan itu…

 
yang cukup cerdas kemudian bermain sebagai pengamat politik.. memanfaatkan kecanggihan metodologi survey untuk meraup kekayaan dari para politisi yang hendak bertarung… proyek 1 kali survey elektabilitas bisa miliaran rupiah…
 
yang masih mungkin mempertahankan idealisme adalah yang beruntung jadi dosen… meskipun suaranya hanya dalam tataran teoritis… hanya mampu membakar semangat mahasiswa muda yang masih terpukau pada “dongeng2” heroistik masa silam… tetapi untuk melakukan perubahan besar di kampusnya pun ia mengalami kesulitan teramat besar…
 
yang mengenaskan adalah aktivis2 yang masih tetap idealis.. kebanyakan hidupnya terlunta-lunta… masih bisa makan untuk besok saja masih syukur…
 
makanya kemudian kebanyakan mahasiswa sekarang lebih memilih untuk kuliah baik2… punya IPK bagus… matangkan soft skill di bidang bahasa dan teknologi serta menikmati masa2 kuliah dengan mengikuti kegiatan yang menyenangkan sesuai dengan hobbynya.. kemudian siap2 untuk menjadi kelas menengah baru indonesia secara cepat dengan bekerja di perusahaan bonafit dengan gaji menarik… segera menikah… punya istri cantik…
 
mungkin kita perlu mendefinisikan kata AKTIVIS DENGAN TAFSIRAN BARU DEMI KELANGSUNGAN MASA DEPAN INDONESIA….
 
heroisme aktivis jalanan yang bergelut dengan demonstrasi bakar-bakaran dan hancur-hancuran rasanya sudah kuno untuk zaman sekarang…. saya melihat proyek mercusuar yang dulu pernah dilakukan soekarno dengan mengirimkan anak2 muda cerdas indonesia belajar ke luar negeri untuk menekuni ilmu2 yang dibutuhkan indonesia bisa kembali diaplikasikan…anak-anak muda yang dalam tidur dan jaganya selalu memikirkan indonesia… mereka pantang untuk hanya sekedar menjadi alat-alat produksi kapitalisme… dengan keilmuannya mereka hendak membangun proyek-proyek mandiri yang dibiayai oleh bangsanya sendiri dan untuk kesejahteraan kaum sebangsanya….