Gerhana Matahari dan Iman


1400-an tahun yang lalu Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk mengerjakan sholat gerhana… rasulullah pun menyerukan kepada kaum muslimin di madinah kala itu untuk berkumpul di masjid dan mengerjakan sholat gerhana dimulai dari awal hingga gerhana berakhir… syariat itu berketerusan dan dilaksanakan oleh kaummuslimin hingga saat ini…
 
ketika ilmu kedokteran belum secanggih sekarang dan masih kuatnya berbagai mitos seputar gerhana kala itu (terkait dengan kematian dan lain sebagainya), syariat sholat gerhana telah menjadi penyelamat banyak orang terhindar dari kebutaan… syariat yang baru mendapatkan alasan ilmiah beberapa abad kemudian…

 
di beberapa publikasi, saya menemukan bahwa gerhana matahari tertua yang pernah dicatat dalam sejarah manusia adalah pada 22 oktober 2134 B.C.E yang terjadi di China… kemudian berlanjut di Babilonia 3 mei 1375 B.C.E… 27 januari 632 masehi di zaman rasulullah… dan kemudian terus berlanjut di beberapa dekade kemudian di berbagai tempat…
gerhana matahari
 
saya belum menemukan informasi kapan riset pertama kali tentang efek gerhana matahari dapat menyebabkan kebutaan dilakukan.. tetapi banyak publikasi mengatakan bahwa pada tahun 1912 di Jerman, Rusia dan Swedia 3.500 orang tercatat mengalami kebutaan saat matahari total terjadi di negara-negara tersebut…
 
tetapi bahwa sinar matahari menyebabkan efek pada mata sudah dicatat oleh sejarah saat Issac Newton dan beberapa saintis lainnya melakukan observasi matahari di awal abad 17 M…
 
Thomas Harriot, who observed sunspots in 1610 but did not publish his discovery, once wrote in 1612 that after viewing the sun his “sight was dim for an hour.” Oxford astronomer John Greaves was once quoted as saying that after sun observations, he saw afterimages that looked like a flock of crows in his vision. In the most famous case of all, Isaac Newton tried looking at the sun in a mirror, essentially blinding himself for three days and experiencing afterimages for months…
 
perdebatan perenial antara science and religion atau aql wa naql terus menjadi seru dalam konteks diskursus agama… apakah iman itu harus dibangun atas bukti-bukti ilmiah yang bisa jadi baru ditemukan berabad-abad kemudian setelah sebuah agama muncul lengkap dengan ajaran2nya… ataukah dalam beragama cukup dengan keyakinan penuh tanpa harus menunggu tersedianya bukti ilmiah…
 
dorongan untuk beragama secara ilmiah pun sebenarnya mengalami berbagai kelemahan dilihat dari sisi bahwa ilmu pengetahuan terus berkembang karena ada penemuan-penemuan baru …. oleh karena itu beberapa scholars islam tidak terlalu tertarik dengan pendekatan ala harun yahya dengan mencocok-cocokan penemuan ilmiah terbaru dengan ayat-ayat alqur’an… karena bisa jadi puluhan atau ratusan tahun lagi, teori ilmiah yang saat ini dianggap paling kuat menjelaskan fenomena alam berubah drastis karena penemuan2 lainnya… implikasinya kemudian, religion scipture gagal menemukan landasan verifikatif pada penemuan ilmiah yang baru…
 
saya kemudian lebih cenderung pada posisi bahwa religion scripture sebagai sumber inspirasi bagi ilmuwan untuk meneliti dan melacak sesuatu yang baru demi kemaslahatan umat manusia… kalaupun ada wilayah-wilayah agama yang belum terjelaskan secara rasional, saya memilih untuk tetap menjadi orang yang beriman… karena bisa jadi, sesuatu yang sekarang tak bisa dijelaskan secara scientific, beberapa abad kemudian menemukan jawabannya… tetapi bisa dipastikan kita sudah meninggal dunia karena umur manusia modern saat ini rata di kisaran 60-80 tahun… tidak ada manusia sekarang yang hidup melebihi 2 abad…
 
untuk hal-hal yang bersifat ghaib seperti kiamat dan surga-neraka, saya menyandarkan pada kemampuan hati dan untuk mempercayainya… kalaupun klaim atheis bahwa kiamat dan surga tidak ada, paling tidak saya sudah menyiapkan diri untuk sesuatu entah kapan bisa dibuktikan oleh para saintis…
 
Sumber Bacaan:
 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s