negeri jauh itu memang selalu ramah menyapa kepada siapapun yang ingin mendatanginya… setahun yang lalu, di pagi dingin musim gugur, saat menahan jetlag sambil ngantri di line gate imigrasi, dengan seksama kuperhatikan petugas imigrasi jerman berkemeja putih tampak ramah menyapa para wanita bercadar… hanya disuruh menyerahkan passport, buka burqa untuk memastikan apakah foto di passport sesuai dengan wajah asli, kemudian para wanita bercadar itu bisa melenggang manis melewati gate imigrasi tanpa kendala berarti..

beberapa hari ini kita menyaksikan bagaimana masyarakat frankfurt menyambut dengan senyuman dan sapaan hangat para pencari kedamaian dan suaka dari syiria… mereka dielu-elukan.. disambut dengan antusias…

terkait dengan heboh convert imigran dari iran dan afganistan di media2 eropa belakangan ini, ibu merkel bilang seperti ini, ” Islam ‘belongs in Germany’ and that claiming to be Christian does not guarantee a successful asylum application.”

kemudian kalau ada yang bilang saudi tu cuma diam membisu saja, mungkin beliaunya yang ngak meluaskan bacaan… saat ini ada 500.000 orang syiria yang bekerja dan mencari nafkah di saudi… dan banyak para muhsinin saudi yang membantu rakyat syiria… hanya saja tidak banyak diberitakan media…

turkey pun sudah mengambil peran besar dengan menerima 2 juga pengungsi syiria.. Turkey had taken more than two million people alone from war-torn Syria and Iraq, kata Turkish Prime Minister Ahmed Davutoglu…

satu pertanyaan besar yang membuat saya meneteskan airmata, KENAPA ANAK KECIL SYIRIA TIDAK BILANG “WE WANT INDONESIA”???