jangan terlalu terpaku dengan “apa kata orang”… saat kamu single, semuanya akan bertanya, “kapan kamu nikah???”… tapi saat kamu nyebar undangan, “tak semua yang dulu bertanya akan menghadiri pernikahanmu”… setelah menikah kamu kemudian akan ditanyai lagi…”kok belum punya anak???”.. saat dirimu dikaruniai Allah anak, tak semua yang pernah bertanya, akan hadir dalam aqiqah anakmu…

salah satu sifat manusia adalah ingin tahu dengan urusan orang lain… sehingga terkadang, ia menghabiskan waktu untuk mencari-cari kabar si fulan dan si fulanah… setelah dapat, itupun hanya menjadi bumbu-bumbu cerita… ketika si fulan atau si fulanah yang lagi bicarakan lagi ditimpa musibah, ia pun tak tergerak untuk memberikan bantuan.. ketika ia tahu si fulan dan si fulanah telah sukses dan berhasil, maka timbullah rasa iri dan tak senang di hatinya…

pertanyaan besarnya, apakah terlalu sibuk dengan urusan orang lain akan membuat kita menjadi lebih baik dari orang yang kita bicarakan??? terlalu sibuk menggossip dan membicarakan kelemahan orang lain membuat kita menjadi lebih tinggi dan lebih sukses dari orang yang sering kita rendahkan???

ternyata tidak… kita sukses ketika kita fokus dengan misi masa depan kita sendiri… menghabiskan waktu dengan hal-hal positif… berusaha membantu yang lagi kesulitan dengan semampu kita… dan terus berusaha keras memperbaiki diri… serta tetap mewakafkan diri untuk kepentingan umat semampu dan semaksimal yang bisa kita lakukan…

tentu hidup akan lebih indah ketika perjuangan meraih mimpi dan kesuksesan dijadikan jalan untuk memberikan manfaat kepada banyak orang..