Tentang cinta yang ingin kuperjuangkan. Barisan kata yang ingin kutorehkan di sini. Saat sakit karena penolakan demi penolakan menghampiri. Saat diri tak obahnya seperti petualang cinta yang tak  pernah berhenti merayu, merajuk dan berkelana mendapatkan setetes cinta dari yang mau mengasihi. Berpindah dari satu hati ke hati lain, karena tak ada yang bersedia memberikan labuhan buat kapal rasaku.

Apakah aku harus menangis? Tidak. Sudah cukup dengan semua tangisan di masa lalu. Aku tak akan lelah ntuk berlayar, sampai akhirnya Tuhan menakdirkan berlabuh di pulau impian.

Satu hal yang ingin kukatakan, jangan anggap aku sebagai penjahat cinta ataupun petualang cinta. Aku tak ingin lagi menjadi pengharap cinta hampa. Bertahun-tahun kulewati masa-masa menunggu. Dan yang kudapatkan hanya penantian.

Hari ini, ketika kuikrarkan untuk menantimu, semata karena engkau masih memberikan harapan. Secuil apapun harapan itu akan kuperjuangkan.

Aku tak berharap engkau seperti bidadari. Aku tak peduli akan masa lalumu. Aku hanya ingin bersamamu untuk memulai hari baru, melangkah ke depan, bukan menoleh ke belakang.