Benih-Benih Cinta


Tahukah engkau, tiga hari ini aku dibelit rindu yang membuat hatiku dijerat dalam dilema tak menentu. Perlahan, rasa suka mulai bersemi. Kunantikan malam, karena saat itulah engkau biasanya online di yahoo messenger ataupun di facebook. Selalu engkau balas sapaanku dengan ramah. Hingga kitapun menutup obrolan karena dirimu harus segera istirahat, agar bisa kembali fresh menjalani training keesokkan hari.

Bila satu hari saja tak membaca wall facebookmu, serasa ada yang hilang. Sungguh, aku telah larut dalam gejolak asmara. Engkau menjadi semangat hidupku kini. Engkau hadirkan harapan baru yang telah lama kunanti.

Tapi ada rasa takut nan buatku gelisah. Aku benar-benar takut jika semua ini hanya kebahagiaan sesaat. Aku takut kehilangan dan berharap engkau tidak akan pergi dariku.

Telah letih aku mencari cinta. Perjumpaan denganmu lepaskan dahaga dan kesunyian yang sekian tahun kuderita.

Ya Allah, jika memang ini adalah cinta suci yang lahir dari sanubari, izinkanlah ia berkekalan selamanya. Bimbinglah jalan hamba, agar tak terjatuh dalam kubangan dosa. Muarakanlah semua dalam ikatan kasih yang engkau ridhai. Karena tak tahu lagi hamba harus bagaimana. KepadaMu hamba meminta, kepadaMu hamba memohon…

Iklan

3 thoughts on “Benih-Benih Cinta

  1. Somehow, I feel like standing accross the universe when reading your blog..

    Well.. grab the opportunity man.. be ready.. be brave :)

    Remember.. live life at the fullest..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s