Migrain kembali mendera kepalaku. Sejak tadi pagi, dan belum jua hilang sampai siang ini. Namun, kucuba tetap mengetikan kata demi kata. Karena aku tak boleh kalah dengan sakit yang membelit. Aku harus tetap melakukan sesuatu meskipun tubuhku tidak dalam kondisi vit.

Tadi pagi kembali kudatangi kantor Bank Mandiri UGM. Biasalah, ada 2 buku yang harus kuurus ISBN-nya. Setelah mengisi lembar slip setoran, akupun langsung menuju loket layanan tanpa harus antri karena nasabah masih sepi.

“Maaf Pak, rekening yang Bapak tuju sudah diblokir?” ujar pegawai Mandiri.

“Oh, gitu ya Mbak. Ngak pa2. Mungkin ganti nomor rekening. Nanti saya cuba cek dulu.” jawabku sambil mengucapkan terima kasih sebelum meninggalkan bank.

Langsung kukebut motor Grand-ku menuju Acasiana, mengisi tinta printer yang sudah habis. Ketika melihat tanda silang di catridge, pegawai Acasiana bilang bahwa catridgeku ngak bisa dipakai lagi. Ya, terpaksalah harus merogoh kocek Rp. 150.000 untuk beli catridge baru, demi kelancaran usaha penerbitan yang kurintis dalam satu bulan ini.

Saat pegawai Acasiana mencari stok catridge, akupun cuba menelpon kantor Perpustakaan Nasional Jakarta.

“Mat pagi Pak, saya Anggun dari Jogja. Ni mau nanya. Tadi kan saya mau membayar biaya registrasi ISBN. Tapi kata pegawai bank, nomor rekening Tim ISBN Perpusnas dah diblockir. Apakah ada pergantian nomor rekening baru pak?”

“Benar Mas, rekeningnya udah diblokir. Sekarang pengurusan ISBN di Perpusnas Gratis. Jadi ngak perlu bayar lagi.”

“Yang benar Pak? Sekarang ISBN Gratis?”

“Benar Mas. Tinggal menyiapkan berkas seperti sebelumnya saja, minus bukti trasfer uang.”

Langsung saya aku tersenyum. Karena selama ini aku memang berharap pengurusan ISBN ngak perlu bayar. Sebagaimana tulisanku “Ayo Terbitkan Bukumu” yang kubuat beberapa waktu yang lalu. Terwujud sudah satu harapan. Sementara, soal harga kertas sudah pula teratasi lewat bantuan seorang teman yang memberikan harga khusus untuk penerbitanku yang jauh lebih murah dari percetakan langgananku yang lama.

Jadi, buat teman-teman yang pingin menerbitkan buku, segeralah realisasikan mimpi itu. Karena ISBN sekarang sudah GRATIS… he2..he2..