Fenomena perantau Minang yang menyewa mobil pada saat lebaran sudah menjadi rahasia umum. Semua dilakukan demi menjaga prestise bahwa “Awak sukses di rantau”. Matrilineal dan Material adalah sesuatu yang tak dapat dipisahkan dalam kultur Minangkabau.

Namun, Apakah kesuksesan atau dalam istilah Dr. Nusyirwan “Menjadi Orang” melulu berkonotasi pada raihan finansial? Lewat penelusurannya terhadap pepatah adat yang telah dilupakan orang, “Iduik Bajaso, Mati Bapusako”, Doktor Filsafat UGM ini mencoba mengajak masyarakat Minang untuk mengembalikan makna kesuksesan dalam cakupan yang lebih luas dan filosofis.

Judul: Manusia Minangkabau: Iduik Bajaso, Mati Bapusako, Alam Takambang Jadi Guru

Tebal: vii + 143 halaman

Ukuran: 15 x 21 cm, kertas 70 gsm

Cover: Glossy

Penulis: Dr. Ir. Nusyirwan, M.PH. (Dosen Fakultas Filsafat UGM)

Penerbit: Gre Publishing Yogyakarta

Penerbit: Kanisius Yogyakarta

Harga: Rp. 35.000 (Belum termasuk ongkos kirim, apabila pemesanan dari luar kota Yogyakarta

Untuk pemesanan bisamenghubungi kami:

Gre Publishing Yogyakarta

Karangwaru Kidul TR II/506 Yogyakarta 55241

Hp: 085228463184

Email: gre_jogja2005@yahoo.com