Pejuang Anti Korupsi dari Sumatera Barat


Tokoh Sumatera Barat yang dikenal sebagai sosok yang bersih dari praktek korupsi adalah Bung Hatta, Sang Proklamator Indonesia. Bahkan nama beliau dipilih sebagai brand penghargaan bagi anak negeri yang turut dalam perlawanan dan pemberantasan korupsi lewat Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA). Prof. Dr. Saldi Isra, guru besar fakultas Hukum Unand yang namanya mulai melejit ketika membongkar kasus korupsi berjamaah anggota DPRD Sumbar periode 1999-2004, merupakan salah satu public figure yang pernah mendapatkan penghargaan prestisius ini.

Hari ini warga Sumatera Barat boleh tersenyum. Karena regenerasi perjuangan anti korupsi yang diteriakkan oleh intelektual Sumatera Barat terus berlangsung. Ada dua orang anak muda, belum berusia 30 tahun, tapi sudah populer sebagai aktivis anti korupsi di Indonesia, Febri Diansyah dan Oce Madril.

Entah secara kebetulan dua anak muda ini tampil di dua koran nasional pada rubrik Opini hari ini (Jum’at, 10/10/2010). Febri Diansyah dengan artikel “Zona Aman Mafioso” di Koran Kompas, dan Oce Madril lewat tulisan “Pemberantasan Korupsi” di harian Republika. Tentu tidak kali ini saja mereka tampil di media. Sudah puluhan kali Febri dan Oce berhasil mengusik kesadaran pembaca di tanah air lewat tulisan-tulisannya yang jernih. Bahkan Febri, beberapa kali hadir di layar kaca ketika dialog-dialog serius membahas kasus-kasus korupsi besar.

Febri Diansyah merupakan alumni SMAN 4 Padang. Tahun 2002, ayah satu putra ini memulai dinamika akademik sebagai mahasiswa fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada  Yogyakarta. Setelah menyelesaikan studi, tidak seperti rekan-rekannya yang lebih memilih bekerja sebagai PNS ataupun legal staf di perusahaan-perusahaan besar, Febri malah bergabung dengan Indonesian Corruption Watch. Sebuah pilihan atas idealisme demi perbaikan bangsa.

Sementara Oce Madril adalah alumni SMAN 2 Payakumbuh. Mantan aktivis Pelajar Islam Indonesia yang berhasil menggulingkan Walikota Payakumbuh sewaktu masih SMA ini, masuk UGM pada tahun 2002 di fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada. Merasa tak cocok, Oce-pun pindah ke fakultas Hukum UGM pada tahun 2003 dan berhasil merampungkan studinya di tahun 2007. Keterlibatan salah satu petinggi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini di dunia anti korupsi dimulai dari program Sekolah Anti Korupsi yang dia gagas bersama teman-teman Badan Eksekutif Mahasiswa UGM. Ia-pun kemudian bergabung dengan Pusat Kajian Anti Korupsi UGM yang saat itu dipimpin oleh Denny Indrayana. Pada tahun 2008, Oce mendapat kesempatan untuk merantau (lagi) ke Negeri Matahari Terbit (Jepang) untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang S2 (Master Program) di Graduate School of International Development, Governance and Law Program, Nagoya University.

Tentu, kita patut berbangga dengan kehadiran dua pejuang muda yang mendedikasikan hidupnya untuk menumpas kejahatan yang telah membuat bangsa ini terpuruk dan miskin. Sambil menanti kemunculan sosok-sosok pemuda Sumatera Barat lainnya yang nantinya bisa menjadi pemimpin di negeri ini. Bukan hanya sekedar menjadi pejabat seperti yang telah diraih oleh tokoh-tokoh Sumatera Barat saat ini. Tapi menjadi pemimpin yang punya integritas dan visi membawa Indonesia jauh lebih baik dari hari ini.. Amien…

Iklan

One thought on “Pejuang Anti Korupsi dari Sumatera Barat

  1. Jangan Downgrade Bung Hatta,Bung Hatta terkenal jujur dan Bapak Koperasi yang telah digusur oleh Orde Baru dengan system Kapiitalis. Teng Shio Ping Perdana menteri RRC mengatakan tak perduli kucingnya putih atau hitam atau loreng yang harus dipelihara,yang penting dia harus bisa menangkap tikus sebanyak-banyaknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s