Kembali kucuba memainkan jemari di atas keyboard setelah dua minggu lebih kubiarkan blog ini sepi tanpa update tulisan. Bukan tak ide yang bisa kutuliskan. Tapi keinginan untuk menyendiri bebas dari hiruk-pikuk dunia maya yang beberapa bulan terakhir telah membuatku menghadapi berbagai dilema pelik menjadi alasan utama aku menghindar dari internet.

Anehnya meski terabaikan, statistik blog ini tetap stabil di angka 700-800 pengunjung/hari. Situasi yang membuatku tak tahan berlama-lama vakum tanpa menyampaikan sedikit cerita kepada pengunjung setia blog ini.

Hari ini statusku masih jobseeker alias pengangguran.  Kemarin sempat aku dilanda putus asa karena begitu berat menanggung beban sebagai orang tak bekerja. Untunglah aktivitas searching job tidak ikut terbawa oleh rasa putus asaku itu. Sekarang aku lagi nunggu beberapa hasil lamaran ke beberapa instansi: Republika, Kompas, Padang Today, Borneo News, Viva News, Trans TV, dan Depnakertrans.

Sms dari Dr. Iqbal, dosen Unand yang beberapa tahun ini sering main ke asramaku, yang merekomendasikan agar aku membuat jasa penerbitan membuat semangatku bangkit kembali. Ya, paling tidak aku bisa memanfaatkan potensiku di bidang penulisan untuk meraih sedikit penghasilan. Siapa tahu ini bisa menjadi cikal bagiku untuk punya penerbitan besar suatu saat nanti.

Sambil menunggu panggilan kerja, belakangan ini hari-hariku dihabiskan untuk mengedit naskah disertasi Dr. Nusyirwan untuk dijadikan buku. Kegiatan yang sedikit mengusir kejenuhanku sebagai pengangguran. Aku tak peduli apakah kerja ini akan menghasilkan. Karena bagiku yang penting adalah pengalaman mengedit disertasi seorang doktor yang lebih dari sekedar uang.

Besok mungkin aktivitasku semakin padat karena pengungsi yang ditempatkan di aula asramaku akan datang. Akan menyibukkan, tapi inilah kesempatanku untuk mencari ladang amal. Karena untuk pergi ke pengungsian atau ke daerah Muntilan ataupun Magelang yang menjadi titik terparah beberapa hari ini karena awan debu selalu bergerak ke arah barat tak bisa kulakukan karena kondisi kesehatan yang masih dalam perawatan dokter pasca operasi 2 september yang lalu.

Btw, buat teman-teman yang tetap setia mengunjungi blog ini, kuhaturkan ribuan terima kasih. Karena kehadiran teman-teman membuatku tetap semangat untuk menulis, dan tetap semangat untuk melewati hari-hari sulit. Menyadarkan satu hal berharga bahwa AKU TAK SENDIRI MELEWATI KESULITAN INI.