Ariel Peterpan Vs Sakti Eks Sheila On 7


Lelaki itu tampak menikmati hidangan di depannya. Berpeci coklat, berjangut lebat, bergamis, dengan celana cingkrang, ia duduk di sisi paling sudut di sebuah Rumah Makan Aceh Harga Mahasiswa di pinggiran kota Jogja. Sendirian, tanpa ditemanin siapapun. Sementara meja-meja lain diisi oleh beberapa remaja dan pasangan kencan yang asyik bercengkrama dan melahap pesanan, sambil sesekali memperhatikan tingkah lelaki muda dengan pakaian aneh itu.

Iapun tampak tak peduli dengan orang-orang di sekitarnya. Setelah menghabiskan hidangan, ia asyik memencet-mencet sebuah hp hitam sederhana. Mungkin sedang mengirimkan sms kepada seseorang? Televisi yang sedikit ribut dengan raungan “Vuvuzela” pertandingan seru antara Nigeria melawan Yunani, tak sedikitpun ia hiraukan.

Aku persis duduk di depan lelaki itu. Melahap nasi ikan Aceh, sambil sesekali memperhatikan gerak-geriknya. Aku tahu persis siapa dia. Karena seringkali ia sholat di Masjid Asramaku. Pernah juga kami makan bareng, sewaktu jama’ah dakwah dari Sumatera Barat, singgah di asramaku. Namun, aku heran dengan orang-orang di sekelilingnya, yang tampak acuh tak acuh.

Di sela-sela menghabiskan makanan, aku teringat dengan postingan seorang teman yang saat ini sedang mengambil program research students di Jepang. Ingat dengan postingan di blog, yang kubaca siang hari kemarin.  Berkisah tentang Ariel Peterpan yang terjebak dalam skandal video porno dengan beberapa wanita. Tak hanya anak-anak muda dan masyarakat biasa saja yang heboh. Politisi, Menteri, Wakil Presiden, bahkan juga bintang porno Jepang yang teramat terkenal di Indonesia, Miyabi, ikut nimbrung dalam masalah ini. Konon Miyabi sempat binggung 2 hari karena resah belum mendapatkan dowload-an video-nya Ariel. CNN-pun berencana melakukan wawancara eksklusif dengan Luna Maya, pasangan main Ariel dalam video porno yang sudah didownload ratusan ribu orang itu.

Sampai saat ini, tidak ada penyangkalan yang pasti dari Ariel, Luna Maya, maupun dari Cut Tari, bahwa video itu rekayasa belaka. Mereka berusaha memposisikan diri sebagai korban dari tangan-tangan usil. Tifatul Sembiring-pun meminta mereka untuk “jujur”, karena itulah yang dibutuhkan masyarakat, setelah ahli-ahli telekomunikasi berpandangan video itu asli dan 90% memang mirip dengan mereka.

Kalau sejenak kita perhatikan, Ariel sudah mengali lubang sejak Peterpan merebut hati penikmat musik Indonesia di awal tahun 2000-an. Saat itulah, fenomena fans-fans wanita yang rela tidur dengan artis marak diperbincangkan. Ariel-pun disebut-sebut berpacaran dengan beberapa artis-artis ternama. Permainan asmara Ariel sempat teredam lewat pernikahannya dengan Sarah Amalia, yang ditenggarai karena Married by Accident.

Ternyata pernikahan tidak meredakan pesona Ariel di mata para wanita cantik. Ariel-pun yang sudah gelap mata, tetap saja mengumbar nafsu mencari “perawan-perawan baru”. Hingga kedekatan dengan Luna Maya-pun menghancurkan pernikahannya, meskipun sudah dikarunia seorang putri yang cantik. Hubungan tak resmi itu semakin mengebu-gebu dan terekspos oleh media. Bahkan produsen sabun sekelas LUX berani mengikat kontrak dengan “pasangan high class” ini.

Popularitas, kekayaan, dan wanita telah membutakan mata Ariel. Mungkin karena tak membaca sejarah-sejarah kejatuhan tokoh-tokoh besar dunia,  iapun terjebak dengan “pembunuh” terbesar pria, yang tak lain dan tak bukan, WANITA. Ariel yang beberapa waktu lagi akan melaunching nama band baru, terancam ditinggalkan oleh fans fanatiknya. Sedang bersiap-siap menghadapi keruntuhan karir, ketika sedang berada puncak popularitas.

Lelaki berpakaian ala orang Pakistan tadi, masih asyik memencet tuts handphone. Akupun beranjak ke parkiran, bergegas pulang karena pingin melanjutkan nonton di asrama. Di atas motor, aku masih binggung dengan kejadiaan yang barusan kutemui.

Betapa sulitnya melepaskan ketenaran ketika berada di puncak popularitas. Seandainya, ia masih berstatus sebagai gitaris Sheila On Seven, tak mungkin ia dipandangi aneh dan diabaikan orang. Pasti mereka segera mengerubungi, minta foto barenglah, ngobrol tentang album barulah, and tertawa barenglah karena barusan ketemu artis.

Lelaki itu adalah Sakti, mantan gitaris Sheila On Seven, yang secara tiba-tiba memutuskan berhenti ngeband, setelah masuk Jama’ah Tabligh, sebuah Jama’ah Dakwah yang mengajarkan kezuhudan (mengacuhkan godaan kenikmatan dunia untukmeraih kenikmatan akhirat yang lebih abadi). Ia berubah 180% setelah mencari cahaya spiritual di Pakistan. Tak hanya perilaku, tapi juga penampilan luar.

Apakah Sakti menyesal meninggalkan gemerlap popularitas? Sama sekali tidak. Beberapa kali kesempatan bertemu langsung denganku, ia selalu mengatakan, merasa lebih jauh bahagia dengan kondisi sekarang. Berpindah dari sosok terkenal menjadi sosok tak diacuhkan orang sama sekali, tak sedikitpun hadirkan sedih di hatinya. Common sense kita mengatakan itu adalah hal yang teramat sulit dilakoni. Tapi Sakti memilih dengan sadar. Kembali ke pangkuan Tuhan karena hidayah yang datang. Bukan karena citranya yang tercemar, kemudian buru-buru bertaubat. BUKAN…

Apakah ia kekurangan uang setelah berhenti ngeband? Ternyata TIDAK. Sama sekali TIDAK.  Ia masih cukup berada dengan usaha Pakaian Muslim di pinggir Jalan Kaliurang Yogyakarta. Tak hanya itu, seorang gadis cantik berjilbab rapi, senantiasa mendampingi kemana ia pergi. Seorang Bidadari suci yang tampil menyejukkan hati, bukan menimbulkan birahi. Sesekali aku melihat Sakti dan Istrinya itu berjalan di taman Masjid Kampus UGM. Tampak serasi dan bikin iri…:)

Dunia memberikan pelajaran bagi kita tentang orang-orang yang memilih menjadi budaknya atau orang-orang yang memilih “bebas” dari jeratannya. Dunia memang memberikan kesenangan. Tapi bukanlah kesenangan abadi. Setiap orang memang bebas memilih jalan masing-masing.  Meninggalkan gemerlap dunia, bukanlah keputusan yang pahit, bukanlah bencana yang patut ditangisi. Meninggalkan dunia demi akhirat, jauh lebih mulia daripada popularitas dan uang yang banyak. Ungkapan ini bukan sekedar angan-angan ataupun hembusan angin surga belaka. Tapi, Sakti telah membuktikannya.

Allah subhanahu wata’ala berfirman: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (TQS. Ali ‘Imrân [3]: 133)

Iklan

31 thoughts on “Ariel Peterpan Vs Sakti Eks Sheila On 7

  1. udah baca ini sebelumnya di kompasiana. pas pertama kali tau Sakti masuk JT, takjub. sampe sekarang masih ngefans Sakti. masih ngefans juga sama grup Sheila on 7, moga grup band ini msh seperti dulu tdk terlibat kelakuan2 yg bikin heboh masyarakat.

  2. yah, bahagialah mereka [orang -orang ] yg mendapatkan petunjuk dan anugerah-NYA.

    jd teringat wasiat ayah saya 3hari sblum beliau kembali pada ALLAH azza wajalla.

    beliau membedakan ULAMA /KYAI zaman dulu dgn sa,at ini.
    ulama /kyai dulu sering mengingatkan anak 2nya dgn ;
    MA TA,BUDUNA MIM BA,DI [siapa yg kamu sembah setelah aku tiada/mati]

    ULAMA SA,AT INI ; ma ta,kuluuna mim ba,di [ apa yg kamu makan setelah aku tiada/mati]
    di sinilah ,peran pentingnya orang 2 sholeh /sholehah, di dalam menjaga alam semesta, lewat ketaqwa,an kita pada-NYA. sehingga menghantarkan nusantara yg jaya adil dan makmur, sentosa.
    itu akan terjadi jika rakyat dan para penguasa TAKUT PADA ALLAH SWT.
    SEHINGGA TIADA DUSTA ANTARA PENGUASA DAN RAKYATNYA.

  3. hmm..mencoba zuhud dalam hal yg sederhana…sy ‘sangat suka’ dengan dunia permotoran bisa dikatan berlebihan jg,hehehe

    kemarin hendak menghabisakan seluruh tabungan utk membeli motor baru lagi, tp alhamdulillah setelah dpt pencerahan dari-Nya, niat sy urungkan dan masih pke motor yg lama

    nice share bro!

    keep safety riding! :D

  4. :arrow: saya pernah ketemu dalam satu majlis dengan Sakti… saat itu beliau menjadi pembicara di pengajian daerah Bantul [timur Jl. Parangtritis]. sederhana dan bersahaja, cocok banget bagi kaum muda. diajak mbahas ini itu nyambung semua…

    siip :mrgreen:

  5. subhanallah…
    antara sakti dan ariel diperlihatkan kebesaran Allah bagi orang-orang yang berpikir.

    Allah memberikan rahmat kepada hambanya yang bertakwa dijalan Allah
    Allah mengunci hati dan memberikan kenikmatan kepada orang-orang yang cinta dunia

    Allah Akbar…Allah Akbar…Allah Akbar

  6. antara sakti dan ariel diperlihatkan kebesaran Allah bagi orang-orang yang berpikir.

    Allah memberikan rahmat kepada hambanya yang bertakwa dijalan Allah
    Allah mengunci hati dan memberikan kenikmatan kepada orang-orang yang cinta dunia

    Allah Akbar…Allah Akbar…Allah Akbar

  7. saya juga udah pernah tau cerita tentang sakti ini,saya iri kepada mereka berdua (ariel dan sakti). kalau kepada sakti saya iri karena kezuhudannya di puncak popularitas (saya belum pernah populer soalnya jadi gak tau rasanya bisa atau gak milih seperti dia ini) ,dan ariel yg kini dituduh jadi pelaku video porno ,jika benar itu ariel ,maka dosanya sedang dibagi2kan kepada berbagai media dan manusia yg sedang sibuk membuka2 aibnya,dan jika bukan dia,maka hakekatnya dia sedang diampuni dosa2nya yg lain karena fitnah orang2 seindonesia. Allahualam

  8. Teladan baik.

    Sangat sangat sangat sangaat sulitt sekali bagi seseorang untuk meninggalkan segalanya ketika sedang dipuncak kepopuleran, ketika sudah memiliki semuanya, ketika harta berlimpah, ketika bisa mendapatkan wanita sebanyak mungkin, ketika semua orang memujanya…

    Tetapi kemudian malah memilih untuk meninggalkan itu semua dan memilih jalan akherat, mencari agama, mempelajari agama kenegeri seberang di Pakistan, memilih menikahi “bidadari” yang menyejukkan dan setia, memperdalam agama, mengikuti pengajian-pengajian, tidak tergoda oleh keinginan duniawi berpamer-pamer dgn harta ketika skrg hampir semua orang berlomba-lomba memamerkan hartanya.

    Bahkan saya (dan kita) yang tidak populer belum bisa sampai seperti itu. Apalagi kalau populer, mungkin sudah lupa akherat.

    Subha’nallah.

    Saya salut untuk Mas Sakti.

  9. Subhanallah…..mas sakti yg kini telah berusaha merengkuh kebahagiaan yg abadi….mari kita brsama sama spt beliau,di setiap detik dan nafasnya senantiasa mengingat Allah swt…..mas Sakti yg kini dgn nama Salman Al Jugjawi tetap menjadi kenangan indah saat gemulai jemarinya merangkai nada brsama Sheila On 7 untuk penikmat musik indonesia…..,Ariel no cmment!!!

  10. salman al jugjawi itu seorang waliullah ,yg tawadhu,brsahaja dilihat dari istiqomahx dalam SUNNAH serta usaha menghidupkan SUNNAH…doa kami slalu buat salman sbg ASBAB HIDAYAH..Amiin..!

  11. subhanallah, pingin rasa nya mendapat hidayah seperti mas sakti…Dunia emang sementara tapi di dunia adalah ladang kita untuk menuju kebahagiaan di akhirat, semoga kita bisa total beribadah kepada Allah Swt, amin

  12. Toko Emas

    Jika kita memperhatikan toko emas, pengunjung atau pembelinya itu sedikit. Sedangkan jika kita pergi ke toko obral pengunjung dan pembelinya banyak. Mengapa? Jawabannya, karena barang dan pembeli yang mendatangi kedua toko itu berbeda. Barang yang dijual di toko emas adalah barang paling mulia dan paling berharga. Harganya mahal. Pengunjung dan pembelinya pun hanya orang-orang tertentu yang ada kemampuan membeli dan mengetahui nilai emas. Sedangkan barang yang dijual di toko obral umumnya barang sisa yang sudah tidak laku dijual, kadang-kadang kualitas barangnya rendah dan banyak cacat. Harganya pun relatif rendah dan murah.

    Keadaan pengunjung dan pembeli banyak karena melihat murahnya barang-barang obral. Pembeli dan pengunjung ke toko emas adalah orang-orang pilihan karena tidak semua orang tahu dan mampu menilai harga emas sebagai logam mulia. Tidak demikian dengan pembeli dan pengunjung toko obral, yang penting harga murah mengenai kualitas barang urusari nomor lima.

    Begitu pun dengan da’wah sebagai pekerjaan paling mulia dan paling berharga, peminatnya sedikit tetapi upahnya besar karena barang yang dijualnya pun barang paling berharga. Dan yang menggaji atau mengupahnya adalah Allah Swt. pemilik seluruh manusia. Dahulu orang yang mengerjakan pekerjaan da’wah ini adalah para nabi dan Rasul sebagai manusia-manusia pilihan dan terbaik (the best and the chosen).

    Da’wah menjadi pilihan pekerjaan utama para kekasih Allah Swt.. Tidak terdengar cerita para Nabi dan Rasul melaksanakan kerja selain da’wah. Meskipun sebagai manusia biasa ada keahlian-keahlian tertentu yang secara fitrah diberikan oleh Allah Swt. kepada para nabi dan Rasul. Makanya ada Nabi yang berdagang, bertani, menggembala kambing, ahli membuat kapal, ahli membuat perkakas dan besi dan pandai mengobati. Tetapi keistimewaan dan keahlian itu sifatnya pelengkap saja bukan menjadi maksud mereka diciptakan ke dunia ini. Malahan keistimewaan dan keahlian tadi digunakan justru untuk menunjang kerja da’wah.
    Da’wahlah yang menjadi maksud para artbiya diutus ke muka bumi yaitu mengajak sekalian manusia untuk memurnikan ketaatan kepada Allah Swt.. Makanya pantas nash-nash ayat dalam al Qurán mengatakan bahwa hanya segolongan ummat yang beramar ma’ruf nahi munkar dan mereka itulah orang-orang yang mendapat keuntungan. (Q.S Ali lmran: 104).

    Kerja da’wah ini betul-betul hanya diberikan kepada orang-orang yang telah dipilih oleh Allah Swt., khusus bagi yang telah mendapat hidayah dan taufiq-Nya. Sementara yang memilih pekerjaan utamanya selain da’wah ibarat pengunjung dan pembeli barang-barang di toko obral. Pekerjaannya bernilai rendah karena barang-barang yang dijualnya pun barang-barang murah (obralan). Pekerjaan dunia yang ia lakukan hanyalah mendapatkan upah sekadarnya saja di dunia. Pilihan bagi pekerjaannya ini tidak dapat memberikan jaminan keselamatan hidupnya jika ia nanti pensiun menjadi manusia (mati)…

    :-)

  13. Alhamdulillah….saya bangga sekaligus iri dengan mas SAKTi…karena bisa memanfaatkan nafas dan langkah kaki nya hanya untuk keridhoan ALLAH. Amin….semoga kita semua bisa mencontoh!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s