Sudah kering airmata untuk menangis. Menjadi orang yang tercampakkan dari pergulatan zaman. Mengemis mengharapkan cinta yang hanya berujung dengan tamparan menyakitkan.

Memang ada sakit yang tersisa. Kembali menggoreskan luka di hati. Tapi aku masih kuat untuk bertahan. Meskipun hanya berdiri dengan sisa-sisa semangat, akan kulanjutkan hidupku.

Aku takkan marah kepada Tuhan. Aku takkan menghujat Tuhan. Beginilah Tuhan memberikan skenarionya untukku. Menimpakan balasan atas setiap dosa yang kuperbuat. Aku rela menerima sakit di dunia ini. Asalkan tiada lagi berterusan kesengsaraan di alam kubur dan akhirat nanti. Biarkanlah semua selesai selama aku hidup saja. Hingga setelah mati, aku bisa tenang tanpa harus dijerat dengan berbagai timbangan dan perkara.

Silahkan tinggalkan aku. Kesendirian memang membuatku terjerembab dalam kesunyian nan memilukan. Tapi tak akan bisa membunuhku. Mematikan semangat dan cita-citaku.

Aku akan terus jalani hidup, selama Tuhan memberikan nafas untukku. Aku akan terus melangkah, selama Tuhan masih berbaik hati mendatangkan seberkas sinar. Aku takkan mati… Aku takkan mati…

Iklan