Barisan wisudawan mulai bergerak menuju ruang utama Grha Sabha Pramana. Deretan panjang 1200-an wisudawan/wisudawati sarjana UGM melangkah tegap dengan senyum sumbringah. Aku beruntung berada dalam barisan terdepan yang dikhususkan untuk wakil fakultas.

Di pintu masuk ruang seremoni, telah terdengar alunan gamelan Jawa. Sebagai orang Minang, aku tidak begitu paham dengan makna nada yang dialunkan. Namun, irama yang mengalir, menghadirkan suasana sakral yang membuat keheningan dan kemasgulan dalam hatiku.

Perlahan akupun melangkah memasuki gedung utama Grha Sabha Pramana. Terus bergerak ke depan. Di sisi kiri dan kanan telah hadir ribuan tamu dan undangan. Hanya sesekali aku mencuri pandang ke penjuru lain. Tatapanku lebih terfokus pada ke depan, sampai dipersilahkan duduk oleh Master of Ceremony.

Suasana mulai cair karena teman sebelah tempat duduk, utusan wisudawati dari fakultas Farmasi menyapaku. Awalnya, cuma nanya dari fakultas mana dan lulus dengan IPK berapa. Setelah itu, obrolan kami mengalir bagaikan air. Namanya, Agustina Dian Puspitasari lulus dengan IPK 3,76 dalam masa studi 3 tahun 4 bulan. Gadis Sragen yang tampak cantik dengan kerudung biru telah menghilangkan kegrogianku duduk di deretan pertama dari 1200-an wisudawan/ti.

Obrolan kami terhenti ketika MC membuka acara dan mempersilahkan wisudawan/ti untuk berdiri. Dari sisi kiri dan kanan tampak Rektor, Senat Universitas, Pengurus Keluarga Alumni UGM, dan Pengurus Fakultas berjalan menuju meja yang telah disediakan. Hatiku bergemuruh. Pimpinan universitas tepat berada di depan tanpa ada penghalang, karena aku duduk di barisan terdepan. Alunan paduan suara PSM UGM mengiringi kedatangan orang-orang penting di UGM itu. Lagu berbahasa latin dengan suara sopran yang baru kali ini kudengar (sebenarnya yang kedua kali, setelah gladi resik sehari sebelumnya telah diperdengarkan juga.. he2…).

Acarapun berlanjut pada sesi menyanyikan Himne Gadjah Mada. Aku memang ngak hafal lagu kebesaran UGM ini. Untung sebelum prosesi dimulai, Mbak Dian mau mengajarkanku irama himne yang sarat akan makna itu. Begini syairnya:

Bakti Kami Mahasiswa Gadjah Mada Semua
Ku Berjanji Memenuhi Panggilan Bangsaku
Di Dalam Pancasilamu Jiwa Seluruh Nusaku
Kujunjung Kebudayaanmu Kejayaan Indonesia

Bagi Kami Almamater Ku Berjanji Setia
Kupenuhi Dharma Bhakti ntuk Ibu Pertiwi
Di Dalam Persatuanmu Jiwa Seluruh Bangsaku
Kujunjung Kebudayaanmu Kejayaan Nusantara…

Bulu romaku bergidik mendengarkan sekaligus menyanyikan himne ini. Ibarat sebuah janji yang dipatrikan sampai hayat menjemput badan. Janji setia pada almamater tercinta, dan kerelaan berkorban untuk kejayaan Indonesia.

Masih belum hilang ektase keharuanku, MC kemudian memanggil nama-nama wakil 18 fakultas di Universitas Gadjah Mada:


18 orang lulusan terbaik masing-masing fakultas telah berdiri di antara sekian ribu wisudawan/ti dan undangan yang memenuhi ruangan. Para wakil fakultas mulai bergerak menuju tangga podium. Rektor-pun telah siap-siap di tengah-tengah panggung kehormatan. Satu per-satu nama wakil fakultas kembali dipanggil untuk menerima ijazah langsung dari rektor UGM Prof. Ir. Soejarwadi. M.Eng., PhD. Aku mendapat giliran keempat. Pikiranku tak tahu entah dimana saat menyalami Rektor UGM, disaksikan ribuan pasang mata. Ah, benar-benar pengalaman yang tak bisa kuungkapkan dengan kata-kata.

Setelah wakil-wakil fakultas menerima ijazah dari Rektor, acara berlanjut pada penyerahan ijazah seluruh wisudawan/ti oleh Dekan masing-masing fakultas. Deretan 1200-an orang yang dipanggil maju ke depan satu per satu, tiada membuatku jenuh. Kadang ketawa memenuhi ruangan mendengarkan nama-nama wisudawan/wati yang kedengarannya keren dan unik. Sesekali aku menyempatkan ngobrol dengan mbak Dian di sebelah kiriku. Kadang juga dengan mbak Nurul Pramiftah wakil dari fakultas Geografi.

Rangkaian acara berlangsung khitmad hingga ditutup dengan do’a oleh Pak Misnal Munir, salah satu dosen yang menguji skripsiku 6 Januari yang lalu. Sebelumnya, Panduan Suara Mahasiswa UGM membawa dua lagu apik, yang membuatku tak berkedip melihat penampilan mereka. Sekitar jam 10.30 Rektor UGM menutup secara resmi upacara wisuda sarjana UGM periode II februari 2010.

Capek mondar-mandir dan foto-foto di GSP, akupun melangkah menuju fakultas. Masih ada rangkaian acara berikutnya yang mesti dijalani yakni prosesi pelepasan wisudawan/ti oleh pengurus fakultas Filsafat. Pada momen ini, aku mendapat kesempatan untuk menyampaikan pidato perpisahan mewakili teman-teman yang lain. Pidato tanpa teks yang kukarang-karang saja di pikiranku. Applause-pun kudapatkan saat mengakhiri pidato singkat tanpa persiapan itu, He.. He2.. Lumayanlah…

Hingga malam ini handphone-ku masih berdering. Sms datang dari dosen, teman-teman SMA dan teman-teman di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Wall facebookku-pun dibanjiri oleh ucapan selamat.

Pada kesempatan ini, izinkanlah aku mengucapkan terima kasih kepada teman-teman asrama mahasiswa Sumatera Barat “Merapi Singgalang” yang tadi siang berpanas-panas di GSP memberikan ucapan selamat wisuda kepadaku. Kepada teman-teman Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah UGM yang pusing mencari seniornya ini, hingga akhirnya bersua juga di fakultas. Buat buk Laily Muthmainnah, dosen muda berbakat di Filsafat yang telah mengirimkan aku sms penuh semangat. Buat mas Adi Pranata yang beberapa kali mengambil pose-ku saat tampil di acara pelepasan tadi. Buat seluruh teman-teman, mas-mas, mbak-mbak, bapak-bapak, ibu-ibu, uda-uda, dan uni-uni yang telah memberikan selamat wisuda kepadaku.

Meskipun tanpa pendamping wisuda alias PW, aku sangat senang hari ini. Akhirnya bisa jadi sarjana UGM dan mendapat kesempatan untuk menerima ijazah langsung dari Rektor.

Buat Greaty-ku di seberang sana, nan jauh di pulau Sumatera, ingin kuucapkan salam sayang. Inspirasimu, telah membuatku pantang menyerah dengan keadaan. Bayanganmu telah menggelorakan semangat untuk menembus segala hadangan. Makasi ya Greaty…

Buat Bapak dan Ibu, hanya ini yang bisa kupersembahkan. Aku tak tahu apakah pencapaianku ini telah membahagiakan beliau berdua. Tapi baru inilah yang bisa kulakukan. Aku berjanji, akan berusaha meraih yang lebih baik dari hari ini…