Lelah masih menderaku setelah pulang dari kampus. Sejak tadi pagi sampai jam 3 sore tadi (istirahat jam 11-an sampai jam 1 siang) aku berkutat sebagai asisten training untuk dosen filsafat UGM. Sebuah proyek team website untuk menaikkan rangking UGM di webometric dan menfasilitasi visi dan misi internasionalisasi UGM.

Banyak tawa menyelingi. Karena memang dosen-dosen filsafat UGM asyik-asyik. Waktu training berjam-jam serasa berlalu begitu saja. Banyak dihabiskan dengan cekikan karena di antara bapak dan ibu dosen saling melontarkan guyonan.  Membuatku tak bisa menahan ketawa.

Ah, betapa indahnya kebersamaan ini. Kebersamaan yang dijalin atas dasar keinginan untuk memajukan fakultas. Begitu luar biasa suasana kekeluargaan yang terbangun. Tak ada gap antara dosen senior dengan junior. Semua berbaur tanpa sekat.

Kutemukan suasana teramat indah ini saat detik-detik meninggalkan kampus. Berat rasanya melepaskan ikatan yang sudah terjalin selama 7,5 tahun. Sulit rasanya melepaskan status sebagai mahasiswa menjadi sarjana.

Melewati masa-masa sulit hingga akhirnya bisa wisuda. Betapa inspirasi dari bapak-bapak dan ibu-ibu dosen memberikan aku kekuatan untuk bangkit, bahwa filsafat bukan jurusan ecek-ecek. Memberikan kebanggaan kepadaku untuk menjadi mahasiswa filsafat, hingga aku teramat ingin melanjutkan studi s2 dan s3 dengan mengambil filsafat lagi.

Timbul sebuah bisikan di hati. Betapa aku ingin menjadi bagian dari keluarga besar filsafat UGM. Bergabung dengan dosen-dosen hebat yang selamanya ini telah mengajarku. Adakah peluang untuk itu? Aku optimis ada kesempatan itu jika setelah wisuda nanti aku sungguh-sungguh belajar, mempersiapkan diri untuk menjadi dosen.

Alunan lagu “Pejam Matamu” dari Kak Siti Nurhaliza menemaniku menuliskan bait demi bait ini. Menghilangkan beban pikiran dan lelah nan menderaku.

Besok janji dengan Mas Arif ketemuan di PP. Muhammadiyah Dahlan. Membicarakan kelanjutan tawaran Mas Arif terkait pengurusan website Muhammadiyah. Malamnya ada ajakan kopi darat sesama teman Kompasianers. Sabtu besok harus ikut test masuk kursus di CILACS, meskipun aku telah memutuskan untuk ambil kursus di Jogja English Dormitroy aja. Senin, masih ada rapat terakhir team web dosen UGM.  Dan finally, hari kamis 18 Februari 2010 di Grha Sabha Pramana UGM, prosesi wisuda yang sudah ditunggu-tunggu sekian tahun insya Allah akan dijalani.

Makasi ya Allah atas nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku. Terima Mama dan Papa yang telah bersabar menanti kelulusanku. Makasi Buk Laily atas kebersamaan selama ini, mudah2an diberikan kesehatan menjelang maupun pasca kelahiran putra/putri pertama. Makasi Greaty, nan tetap menjadi bidadari dan inspirasi terbesar di hatiku. Makasi teman-teman semua yang telah mensupportku. Makasi buat bapak-bapak dan ibu-ibu nan telah membimbingku melewati hari-hari berat di kota Jogja ini…