Aku Rindu Kamu, Great!


Aku tak tahu, sampai kapan sanggup mempertahankan rasa ini. Rasa cinta dan rindu kepadamu. Rasa yang masih tetap bersemi di hati ini. Rasa yang terus kusemai meski jarak dan waktu telah membuyarkan semua. Hanya ada sebuah harap, engkau masih mengingat aku.

Entah karena kecewa atau karena apa, satu hal yang tak dapat kupungkiri, sulit bagiku untuk melupakanmu. Sulit bagiku untuk hilangkan dirimu dari memori hatiku. Sulit bagiku untuk tak melafadzkan nama dalam setiap hari-hari sepi yang kulalui.

Meski kutahu hanya hampa yang kudapatkan, tapi rela ku untuk mempertahankan semua perasaan yang pernah ada, persis saat masa SMA dulu. Bukan tak sanggup aku mencari penganti, tapi memang tiada yang mampu hadirkan cinta sebagaimana cinta yang engkau hadirkan dalam diriku.

Beberapa malam ini, wajahmu terbayang ketika aku beranjak tidur. Meski sudah sekian tahun tiada kita berjumpa. Hanya bisa kupandangi fotomu dari facebook yang menjadi obat kala aku rindu padamu.

Greaty, mungkin tiada pernah engkau memikirkanku. Tiada rasa apapun di hatimu terhadapku. Tiada setitik harapan yang engkau berikan atas impian yang telah kupendam sekian lama ini. Namun, tiada aku pernah kecewa. Tiada aku sakit hati. Terus saja aku berharap engkau mau sekedar menyapa “hai” saja lewat facebook yang tiada engkau approve sampai hari ini. Tiada aku benci, tiada aku marah. Karena memang aku mencintaimu.

Tapi, entah sampai kapan aku bisa dengan keadaan ini. Hanya menggembirakan hati lewat khayalan. Hanya membujuk hati lewat syair-syair indah kala mengingat dirimu. Entah sampai kapan aku kuat? Menjalani hidup lewat bayang-bayangmu.

Aku tak ingin menyakiti siapapun. Termasuk tak ingin menyakitimu. Kalau memang tak ada cintamu untukku, aku ikhlas menerimanya. Aku tidak akan memaksa. Karena tiada cinta yang bersemi atas dasar keterpaksaan.

Aku akan terus menjalani hari-hari sepiku. Karena ku tahu, sangat sulit bagi seorang wanita menerima seorang pria gila sepertiku. Tidak hanya dirimu, juga perempuan lain yang ada di luar sana.

Aku tahu inilah takdirku. Takdir seorang pria buangan yang hidup dalam angan-angan. Dia hanya tersenyum ketika ada yang merasa kasihan dengan dirinya. Cukuplah ketika ada yang bersimpati, ia sanggup untuk melanjutkan hidup tanpa harus memilih jalan bunuh diri.

***********************************

Greaty, di tengah kegelisahanku ini, kudapatkan kabar dari Wakil Dekan Fakultas siang tadi. Lewat rapat pimpinan fakultas beserta dosen, aku dipilih untuk menjadi perwakilan fakultas filsafat untuk menerima ijazah dari rektor. Mungkin karena IPK-ku di atas teman-teman yang lain. Oleh teman-teman satu angkatan wisuda, aku diminta untuk memberikan kata sambutan. Prosesi yang masih beberapa minggu lagi. Insya Allah 18 Februari 2010 esok.

Entahlah, aku tetap bersyukur dengan anugerah yang masih diberikan oleh Allah kepadaku. Namun ada gelisah yang mengelayuti diriku. Entah sampai kapan kisah kasih tak sampai ini akan berakhir???

***********************************

Mendung kembali hiasi langit Jogja. Sore yang indah jika hujan bersedia lagi turun. Greaty, sekali ingin kukatakan, AKU CINTA PADAMU…

Iklan

6 thoughts on “Aku Rindu Kamu, Great!

  1. I just wanna say congratulation 4 your graduation…..
    I still remember you “Bungo indak satangkai, kumbang indak sa ikua”

  2. tarimo kasi banyak friend.. ha2.. about your statement “bungo indak satangkai, kumbang indak sa ikua”, i understand about it.. but, i can’t forget greaty.. diffucult to me break of her from my heart..

  3. AKU RINDU KAMU < ini keywoard yg gw tulis di google, dan situs ini ada di baris pertama, seperti biasa dengan setengah yakin isinya ga bakal sesuai dengan harapan gw klik aja, tp setelah baca gw cuma diam, kalo bukan gw di kantor, mungkin gw udah nangis dari tadi.

    gw nangis karena tau betul prasaan lo waktu nulis ini, gw nangis karena gw yakin prasaan gw yg udah bertahun2 itu ga pernah berubah, badan gw merinding, prasaan gw hampa. semua seperti jadi hitam putih, ada sedikit rasa sakit di dada ini, tapi gw harus kembali sadar, kenyataan ini bukan seperti yg gw harapkan, tp gw bersyukur, atas anak gw sekarang, istri ku sekarang, keluarga kecilku sekarang, terimakasih penulis, terimakasih sudah menyadarkan aku akan indahnya cinta, sakitnya kesendirian. rindunya akan kekasih, dan bagaimana mensyukuri semua nikmat yg tuhan berikan.

    god bless you.

  4. waw… terima kasih mas atas kunjungannya di blog sederhana saya… terima =
    kasih juga buat komentar inspiratifnya..
    sungguh saya tak menduga jika tulisan saya ini bisa muncul sebagai link nom=
    or 1 di google.. dan saya lebih terkejut lagi ketika mas mengatakan mau nan=
    gis ketika membaca tulisan saya ini.. sungguh tak pernah saya bayangkan ket=
    ika menuliskannya pertama kali, bisa membuat pembaca saya menangis..

    tapi memang benar, saya membuatnya ketika emosi saya bergejolak, rindu yang=
    menyesakkan dada…

    makasi mas sekali lagi buat kunjungannya.. sukses juga buat mas..:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s