Hari ini terasa melelahkan. Bukan karena kemarin malam ikut ronda di kampung, tapi karena rapat konsolidasi dengan asrama putri tadi pagi. Maklumlah, sudah hampir satu bulan perang dingin terjadi. Setelah saling memaafkan, suasana jadi cair kembali.

Namun, masih ada hal yang menganjal. Terkait apa yang disampaikan oleh teman-teman dari asrama putri. Ada perasaan tak enak, sehabis tidur siang yang kebablasan sampai jam 5 tadi. Entah kenapa???

Pusing karena memikirkan apa hal yang tersembunyi di balik rapat konsolidasi tadi, hilang seketika saat ku buka email di komputer. Tanpa ku sangka dan ku duga, terselip sebuah pesan dari seorang gadis yang paling kucintai. Sebuah pesan yang membuat cerah malam yang mendung. Mengalahkan terang sinar rembulan. Pesan singkat yang membuat hati jadi ceria kembali. Sebuah surat dari dia, Greaty Souvanir:

“Gmna anggun lulus ujiannya? May success always follow u friend…”

Ingin segera kujawab pesan dari Greaty. Tapi luapan kegembiraan membuatku tersentak sejenak. Entah bagaimana meluahkan perasaan senang yang hadir di hati saat ini.

*****************

Lantunan lagu lembut terdengar dari pentas musik di sebelah asrama. Aku hanya bisa senyum-senyum sendiri di kamar sunyi ini. Ah, betapa dua kalimat dari Greaty membuatku mengalami “ektase” yang tak dapat terungkapkan oleh kata-kata.

Kuputar jet audio di komputer. Lagu lawas dari Kak Siti Nurhaliza, lagu yang sering kudengarkan ketika mengingat dirimu Great, “Betapa Ku Cinta Padamu”.

Kan kenikmati kegembiraan ini. Karena engkaulah yang bisa membuatku hati merasakan suasana indah seperti ini. Tiada yang lain. Meskipun jarak memisahkan kita, meskipun dunia menghendaki kita untuk tidak bersama, namun tetap terlantun sebuah do’a menjelang aku beranjak tidur, “semoga kita akhirnya bersama”…