Umpatan Misterius


Dua hari yang lalu, aku mendapatkan sebuah komentar yang lumayan pedas dengan mengatakan, “Hai gun, satu kata MUNAFIK. Itulah cerminan dirimu yg sebenarnya…” Dengan memakai nama Greaty Gunawan dia mencercaku habis-habisan.

Kucuba lacak keberadaan pengunjung misterius ini. Akhirnya kudapatkan jawaban. Ku cek lagi ke emailku. Ternyata memang sosok ini sudah pernah membuat komen ketus yang kurang lebih sama saat kunjungannya beberapa bulan yang lalu.

Dengan hebatnya dia memakai nama GREATY GUNAWAN. Apa maksudnya??? Membawa-bawa nama Greaty. Seorang yang baik, jauh dari tingkahnya dan parasnya. Greaty terlalu cantik untuk dibandingkan dengan sosok kurang ajar ini. Soal kebaikan, Greaty jauh lebih baik meskipun tidak berkerudung ala gadis PKS seperti dirinya.  Apalagi soal kepintaran, JAUH BANGET… Dia hanya seorang lulusan Sekolah Tinggi Swasta tak terkenal di kota Padang. Bandingkan dengan Greaty, lulusan Teknik Sipil Universitas Andalas yang terkenal di Pulau Sumatera.

Entahlah, aku tak tahu maunya. Aku tak pernah mengatakan diriku alim. Aku tak pernah mengatakan diriku orang baik. Malah seringkali aku menghujat diriku lewat blog ini.

Memakai kata MUNAFIK adalah sebuah do’a untuk kekal dalam neraka. Bukankah, kerak-kerak neraka diperuntukkan untuk orang-orang MUNAFIK. Sungguh kejam do’anya. Sungguh keji buat seseorang yang mengaku beragama dengan baik itu.

Hah, dia berencana “membunuhku”. Memberangus jalan hidupku. Mengacak-ngacak impianku. Tapi, aku tak akan kalah dengan permainannya. Aku tak mati karena konspirasinya.

Buat Da Riko dan Ipit terima kasih telah mengenalkannya kepadaku. Mengenalkan seorang serigala betina. Yang mencabik-cabik tubuhku. Tapi, untunglah aku segera bangkit, lari dari pekikannya yang teramat mengerikan.

Mulai saat ini enyahlah dariku. Dirimu tak sebanding dengan Greaty, tak sebaik Liza, tak seramah mbak Ivana, yang telah mengisi hari-hariku selama selama 12 tahun ini. Engkau hanyalah hantu, yang mengusik malamku.

Ketika aku menemukan seseorang yang melebih Greaty, Liza, Ivana hari ini, seorang DINDA yang kupuja sepenuh hatiku, ku minta, PERGILAH. Pergilah jauh. Carilah pria yang sepadan dengan dirimu. Aku punya cinta dan jalan hidup sendiri. Jadi, jangan usik ketenanganku…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s