Kembali menuliskan perasaan di blog kesayangan. Setelah aku beberapa hari ini asyik memikirkan postingan di blog baru yang disediakan Kompas online. Menuliskan bait-bait kata, saat tubuh kedinginan kesendirian.

Saat melepas letih siang tadi, kembali wajahmu terbayang di mataku. Engkau yang selalu hadir kala kesepian teramat menderaku. Kembali aku mengigau. Menyebut namamu nan ayu. Greaty… Greaty… Greaty.

Aku tak tahu betapa dalam dirimu masuk dalam alam bawah sadarku. Seberapa kuat engkau mengisi relung-relung hatiku. Yang ku tahu, ada bahagia  saat bibir ini melafazkan namamu.

Ku cuba kembali menyapa. Tapi jua ada balasan. Hanya tersisa tanya. Ada apa gerangan…

Hujan, momen indah yang mengingatkan aku padamu Great. Iramanya yang khas membawa anganku jauh melayang. Aku serasa setengah sadar. Memang tubuhku duduk di sini, tapi pikiran dan hati jauh terbang ke tempat dirimu berada saat ini.

Ini bukanlah sisa cinta. Tapi perasaan yang masih sedia bersemayam di lubuk hati. Inilah bukanlah lakonan sandiwara, karena aku tak mampu mengendalikan hadirmu di hati ini.

Selalu aku merindu bersua kembali denganmu. Mendengarkan sapaan hai darimu. Membalas senyum manismu yang tiada duanya.

Kisah cintaku kepadamu tak kan sirna melewati masa. Akan berkekalan dalam goresan tinta. Karena, engkaulah gadis teristimewa nan hadir dalam perjalanan hidupku.

Ku tahan resah dan gelisah. Walau penantian ini selalu membuatku gundah. Tapi satu hal yang pasti, saat ini aku tak bisa membohongi diri,  Great, Aku Cinta Kamu

Made On *Tak Rela Berpisah Darimu” by Siti Nurhaliza