Kebersamaan beberapa hari ini menggalang dana bantuan gempa Sumatera Barat dengan teman-teman UGM, membuatku berkenalan dengan sosok-sosok yang cerdas lagi punya sense belonging luar biasa. Satu dari mereka mencuri perhatianku. Seorang mahasiswi Kedokteran.

Sungguh, mata ini tak mampu untuk menahan pandangan. Hati ini tak mampu meredam perasaan.

Tuhan, ku mohon padaMu, jangan hadirkan cinta dalam hatiku jika ini hanyalah membuatku semakin gila dalam lamunan. Aku terlalu lelah mencari cinta. Terus mengobati luka karena semua perjuangan berakhir dengan kisah-kisah duka “Kasih Tak Sampai”.

Aku tak lelah memohon padaMu, akan hadir seorang penentram jiwa ini. Gadis sholehah nan menyejukkan mata lagi membahagiakan hati. Namun, jangan ujikan kepadaku dilema cinta hanya karena pesona dunia.

Aku ingin merengkuh cinta sejati. Cinta yang mengantarkan diri meraih SurgaMu. Kasih sayang nan berkekalan hingga di Padang Masyar nanti.

Ya Rabbi, jika Engkau melihat diriku belum mampu menjalani rasa ini, ku mohon padaMu, jauhkan aku dari kegelisahan karena cinta. Fitnah hati yang membuat jiwa semakin menderita.

Aku rindu untuk menunaikan sunnah RasulMu. Namun, jangan biarkan aku larut dalam anganku sendiri. Bersyair dalam sepi. Karena cinta tiada mendapatkan jawaban dari sang pujaan hati.

Ya Allah, berikanlah masa depan yang baik untukku. Berikanlah aku kekuatan untuk menyelesaikan kuliahku. Biar bisa jua kulanjutkan episode-episode kehidupan yang telah Engkau takdirkan untukku. Ya Ilahi, tiada lagi tempat mengadu, selain ku tadahkan tangan mengharap belas kasihanMu…