Hujan turun gerimis… Di saat kedinginan… Menimpa jendela…  Hati ini… Tak dapat ku tahan Perasaanku… Sungguh tak ku mengerti… Mengapakah begini…

Inilah bait-bait awal “Tak Rela Berpisah Darimu” yang dibawakan oleh Kak Siti Nurhaliza. Satu lagu yang paling kusuka dari seluruh lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Kak Siti. Dulu, aku sering meneteskan air mata saat mendengarkan lagu ini. Apalagi saat mendung dengan rintik-rintik gerimis nan dingin menusuk hati.

Pagi ini, langit Jogja mendung. Gerimispun mulai turun. Semilir angin masuk melewati jendela kamarku. Dingin, terasa sejuk. Ku cuba bujuk hati dengan mendengarkan tilawah yang dilantunkan oleh Abdullah Fahmi, juara Akademi Al Qur’an angkatan pertama. Mencoba menginstall ulang pikiran, yang sudah ngak karuan.

Kemarin, 5 tempat disinggahi dalam tour lebaran ala anak asrama. Niat pertama untuk silaturahim. Agenda kedua, menyelamatkan perut karena di asrama stok makanan sudah habis. Kalaupun beli, sulit mencari rumah makan yang buka saat lebaran. Makasi buat Da Aswir Saibi dan Ni Jus, Da Ut Roviza Utama sekeluarga, Mami Qudus sekeluarga, Da Rizal Yaya sekeluarga, dan Da Indra Arka – Bu Ve. Hidangannya enak-enak… he2..he2…

Malam hari, sempat juga Bapak menelponku. Menanyakan kabarku di Jogja. Karena ku bilang lebaran di sini ramai, makan pun ngak masalah, Bapakpun ngak khawatir lagi. Aku tahu Bapak perhatian padaku, meski tidak terlalu dinampakkan. Mungkin sebagai pelajaran bagiku dengan posisi anak sulung yang mesti kuat dan tegar menjalani keadaan.

Hari ini, sebenarnya Tour de Lebaran  Etape Kedua mau dimulai lagi. Tapi berhubung anak-anak asrama masih tidur and di luar masih gerimis, ku habiskan waktu dulu di depan komputer seraya menulis blog dan mengirimkan beberapa komentar di facebook. Pingin sih baca blog mbak Ade lagi. Tapi belum ada postingan baru yang beliau tulis. Mungkin masih sibuk berlebaran di Banda Aceh. Eh, Mbak Ade online di ym nih :)… Ya, bisa chat2 an deh… he2.. he2..

Beberapa malam ini, aku mengigau melafadz nama Anna Althafunnisa. Mungkin karena habiskan malam takbiran dengan menonton film Ketika Cinta Bertasbih 2, jadinya aku jadi “terpesona” sama Anna. Ha2.. “Dasar dirimu Gun. Selalu aja terayu dengan gadis sholehah”.

Bertuturlah cinta
Mengucap satu nama
Seindah goresan sabdamu dalam kitabku
Cinta yang bertasbih
Mengutus Hati ini
Kusandarkan hidup dan matiku padamu

(Ketika Cinta Bertasbih. Amee feat Melly)

Sms-sms masih berdatangan. Bahkan sampai pagi, hari kedua Idul Fitri ini.  Ya, meski ngak lebaran di kampung, hatiku tetap senang. Sebab masih banyak yang ingat kepadaku. Baik teman2, ustadz2, dan juga bapak-bapak pejabat. He2… Makasi ya semua…:)

Ingin ku nikmati, meski apapun cuaca hari ini. Karena besok, harus kembali ke “fitroh”, mengerjakan tugas-tugas kuliah yang masih terbengkalai. Kembali dalam suasana intelektual ala mahasiswa, membaca dan menulis.

Di hari nan mulia ini, aku ingin mengucapkan SELAMAT IDUL FITRIMINAL AIDIN WAL FAIZIN. Mohon maafkan kesalahanku ya…