Inilah indahnya ketidaktahuan manusia akan masa depan. Misteri yang membuat dia terus bertanya-tanya.

Bagiku, mengharapkan cinta dari seseorang yang memikat hati lebih berharga daripada dicintai oleh sosok yang mencintai – tapi aku tak begitu care dengannya-. Meski harus berujung pahit, tiadalah mengapa. Karena di saat itulah keikhlasan diuji dan kemurnian cinta dibuktikan.

Pertama, berpisah dari Greaty memang membuatku hancur bertahun-tahun. Setelah itu aku mencoba bangkit, mencoba melabuhkan cinta lewat getaran pandangan pertama. Bersualah dengan Liza, pemilik suara merdu yang membuatku merinding ketika ia melafadzkan ayat Al Qur’an. Tapi apa daya, lagi-lagi aku harus menelan kepahitan disebabkan alumni Psikologi UGM ini sudah bertunangan. Tak mampu meraih cinta dengan dua sosok istemewa ini membuatku benar-benar terpuruk, larut dalam sedih.

Setelah itu, aku menganggap cinta tak lebih sekedar mainan. Tiada lagi aku menemui indahnya pandangan pertama. Karena aku menilai tertarik secara visual adalah kodrat dari seorang pria. Ku coba jua untuk mencintai, tapi tak satupun yang berhasil. Tiada aku menangis. Karena air mataku sudah habis menangisi kepergian Greaty dan Liza.

Hari ini, aku semakin menikmati sepi. Menikmati kebebasan karena tidak perlu berkewajiban membalas sms dan menerima telpon berjam-jam. Aku bebas melakukan apa yang ingin kulakukan.

Kata Bapak, “Kalau kamu nanti sudah kerja, akan banyak wanita yang mendekat”. Meski aku agak kurang setuju dengan paradigma materialistis, ku pikir perkataan Bapak benar juga. Soal nikah bukan soal cinta saja. Tapi harus ada standar minimal yang mesti dipunyai. Ya, salah satunya kemampuan finansial.

Ku yakin dengan status sebagai anak UGM posisi tawarku cukup kuat. Aku bisa mempromosikan diri. Mungkin sekarang belum terlalu berani..he2..he2.. Nanti, setelah mendapatkan pekerjaan dan bisa sekolah lagi, mudah2an akan ku temui Sang Dambaan Hati. Aku sih berharap orang luar negeri “foreign lady”. Maybe Malaysian atau Arabian..he2..he2.. Amien. Mudah2an terkabul, karena do’a orang berpuasa didengarkan oleh Allah.

Sirene tanda berbuka sudah terdengar dari menara masjid. Udah2an dulu ya…