Meretas Jalan


Kemarin, saat sms-an dengan seorang teman tetangga dekat rumah yang sekarang udah kerja di Jakarta, ku bilang “aku ngak rindu sama kampung”. Entah mengapa memasuki awal bulan Ramadhan ini pertahananku luluh juga. Tapi tekad sudah bulat. Takkan pulang kampung sebelum membawa ijazah UGM. Apalagi kemarin setelah mendengar ceramah Ustadz Nasir Harist, Lc. di Masjid Kampus UGM, Ramadhan tahun ini harus lebih baik dari Ramadhan tahun kemarin yang benar-benar berantakan.

Tarawih perdana hanya di Masjid dekat asrama saja. Setelah itu 3 hari berturut-turut sholat di Masjid Kampus UGM. Selain tertarik dengan penceramah kaliber internasional seperti Pak Din Syamsudin dan Pak Amien Rais, tentunya mendengarkan syahdunya suara pak Muhammad Nur, Imam Masjid Kampus yang juara MTQ Nasional menjadi daya tarik tersendiri. Namun, malam ini tubuh yang teramat letih setelah seharian di kampus, akhirnya aku sholat di Masjid dekat Asrama saja.

Dua hari ini, di kampusku kedatangan tamu istemewa. Kemarin, Senin 24 Agustus ada kuliah umum dari mantan Kepala BIN bapak Hendropriyono yang membahas masalah Terorisme.  Beliau memang baru saja menyelesaikan program doktoral di fakultas Filsafat UGM. Tadi pagi, giliran tamu istimewa dari Canal University Mesir Prof. Dr. Amer Yassen Mohamed El Naggar yang memberikan kuliah umum. Guru Besar pemikiran Islam yang juga mengajar di Muhammad Ibnu Su’ud University ini berbicara tema Filsafat Islam dan Filsafat Islam.

Tentu, review tentang 2 ceramah ini ingin juga diketahui oleh pengunjung. Namun, mohon maaf tersitanya pikiran penulis untuk merampungkan skripsi membuat catatang penting mengenai 2 kuliah umum ini belum bisa saya rilis. Mudah2an dalam minggu ini ada waktu luang untuk menulis.

Ramadhan ini harus diisi dengan kegiatan bermanfaat. Berjuang menyelesaikan skripsi. Satu minggu satu bab, sebuah tekad yang sudah diikrarkan. Mudah2an tiada gangguan dan halangan yang merintangi jalan. Hanya kepada Allah berserah, karena Dialah pemilik urusan manusia.

Iklan

3 thoughts on “Meretas Jalan

  1. woooww.. satu minggu satu bab?! Smangat mas!! Dulu aku satu bab aja bisa makan waktu hampir dua bulan, hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s