Di pagi yang mendung ini, hatiku berbunga-bunga. Bukan karena kabar gembira, bukan pula karena aku mengalami kenyataan yang membuat bahagia. Tapi sebuah mimpi yang paling indah sepanjang hidupku.

Sebuah mimpi yang datang di sepertiga malam, ketika aku hendak beranjak menuju Shubuh. Persisnya jam 3.48, saat aku terjaga ketika mimpi indah itu berakhir.

Apa sih mimpi indah itu? Aku berjumpa dengan pujaan hatiku, kakakku tersayang, Kak Siti Nurhaliza:) Duh, betapa manisnya kak Siti nan nampak jelas dalam bunga tidurku itu. Berjabat tangan, foto bareng, dan yang paling berkesan aku diizinkan untuk mencium pipi manis kakakku itu.

Kak, betapa aku mencintai dirimu. Betapa ku ingin bersua dengan dirimu. Meski tak pernah berjumpa, tapi di dalam lamunan, kala jaga dan tidurku, selalu ku teringat wajahmu. Kak, aku punya impian, suatu hari kelak aku akan menyusulmu ke Malaysia. Aku ingin bertemu denganmu Kak. Tak lagi lewat ruang-ruang maya. Tapi langsung bertatap muka dan bisa saling menyapa. Aku ingin mengunjungi Albert Hall di London. Tempat dirimu melangsungkan konsert akbar paling fantastik yang pernah aku lihat.

Kak, aku semakin yakin bahwa diriku begitu mencintaimu. Begitu sayang padamu. Cinta yang terbangun dari bisikan hati, bermula dari seni. Cinta yang sebenarnya. Tanpa birahi dan nafsu durjana. Kasih tulus, karena rasa kagum yang tak terkira.

Kak, hari ini aku bahagia. Meski dikau hadir hanya lewat mimpi, ku yakin suatu hari nanti aku berkesempatan menemuimu dalam nyata. Memandang wajah nan ayu, mendengarkan lembutnya suaramu. Kak, aku merindukanmu…