Seharusnya malam ini aku sudah harus membaca bahan ujian. Tapi membaca berita di Kompas Online dan di Okezone membuatku tetap bertahan di depan komputer. Hari ini pasangan Capres Cawapres JK-WIN kampanye di Sumatera Barat. Sambutan masyarakat cukup luar biasa, mesti Gubenur Sumbar Gamawan Fauzi dan sebagian besar kepala daerah tk II di Sumbar sudah merapat ke kubu SBY-Berbudi.

Selain itu, yang bikin suprise ternyata pak Ali Mochtar Ngabalin, Politisi Partai Bulan Bintang ternyata masuk team kampanye JK-WIN. Karena pas kemarin2 setahuku sih PBB ikut koalisi sama SBY. Selain itu, konon PBB mau menarik diri dari koalisi 24 partai pendukung SBY. Sip deh…

Tokoh-Tokoh NU sama Muhammadiyah aja lebih tertarik sama JK-Win kok. So, ngak salah kan sebagai kader Muhammadiyah dan simpatisan PBB aku milih JK-Win? He2..He2.. Ya, biarin aja partai Islam yang no 8 tetap nyaman dengan demokrat. Mudah2an ngak makan hati. Konon kata kompas partai-partai koalisi itu ngak diajak SBY ikut kampanye.. He2..he2..

So, meski ngak jadi team kampanye JK-Win dan tiap hari dikirimi sms dari Newslink yang kayaknya bagian mesin politik SBY, mudah2an dukunganku dengan menampilkan Banner no 3 di blog ini turut membantu tercapainya kemenangan “Pasangan Nusantara” ini.

Flashback sebentar… Tadi pagi, setelah vakum beberapa minggu, aku dapat menghadiri kajian ahad pagi di masjid kampus UGM. Sempat nyatat juga, tapi belum sempat aku ketik ulang. Jadi belum bisa diupload di blog. Entah kenapa, kalau sudah dengar suara Ustadz Ridwan Hamidi, hatiku jadi tenang. Meski sempat nyinggung tentang “isbal”, tapi aku ngak terlalu terpojok. Karena ku yakin Ustadz mengerti tentang perjalanan spiritual seseorang mengalami pasang-surut dan dilema yang cukup rumit.

Berhubung hari sudah semakin malam, dan bahan ujian mesti dibaca biar ngak kikuk menjawab soal esok hari, ku sudahi dulu ya postingan ini. Mudah2an pengunjung ngak bosan baca tulisan2 ku.. he2.. he2..keep spirit….