Diari Pagi


Beberapa hari belakangan, blog kesayanganku ini terbengkalai tak terupdate. Entahlah, mungkin karena rasa malas dan beban pikiran yang bertumpuk menghilangkan sense-ku untuk menulis. Aku masih berada dalam dilema, apakah etis menuliskan pengalaman pribadi untuk dikonsumsi dan disampaikan kepada khalayak. Ketika ruang privasi sudah tereduksi, apakah kehormatan diri masih tetap bisa dipertahankan?

Dilema inilah yang membuat tanganku tak bisa digerakkan. Karena memang aku lebih punya power ketika menuliskan pengalaman pribadi dibandingkan dengan menuliskan karya ilmiah yang mesti berdasarkan referensi yang jelas. Banyak cerita yang telah terjadi beberapa hari ini. Cerita yang banyak mengubah hidupku dan juga meninggalkan sesak yang sampai saat ini belum jua menghilang.

Duh… Mandeg lagi deh…

Maafkan daku yang tak mampu melanjutkan tulisan ini lagi. Pikiran tiba-tiba buntu ntuk merangkai kata….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s