Sudah lama saya tak menyapa pengunjung blog yang tetap setia mengunjungi rumah virtual ini. Kalau dibilang sibuk, enggak juga sih. Cuma kemarin ada sedikit kerjaan, buka stand penerimaan mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada di Gedung Grha Sabha Pramana (GSP) selama 4 hari. Dari tanggal 30 April sampai 3 Mei. Harus bangun pagi-pagi biar kebagian tempat. Sudah jadi ritual, pas registrasi mahasiswa baru, berbagai organisasi kampus baik yang ekstra, intra, maupun organisasi kedaerahan, ramai-ramai mengisi selasar GSP untuk memperkenalkan organisasi masing-masing.

Tiga hari ini, aku mendapatkan ….. Ya, bisa dibilang “suprise” dari Aini, adikku lulusan Ilmu Keperawatan UGM yang sekarang jadi dosen di Stikes Muaro Labuh Solok Selatan. “Suprise” yang datang saat aku barusan terpukul karena harus kembali menerima “penolakan” dari adik asrama putri. Sms yang datang Senin malam yang lalu itu, telah mengantarkanku berkenalan dengan seorang Ibu Guru yang cantik dan baik, pinter Bahasa Inggris,  single lagi.

Tadi sore, untuk pertama kalinya aku menelpon Sang Ibu Guru. Orangnya memang periang. Banyak cerita, hingga aku lebih banyak mendengar cerita-cerita inspiratif darinya. Entah mengapa, aku yang belakangan sudah terbiasa berbicara dengan lawan jenis, kembali kaku dan grogi.

Aku masih gamang dengan perasaanku sendiri. Berkali-kali ditolak perempuan, telah menjadikanku frigid terhadap kaum Hawa. Traumatik kembali melanda alam bawah sadarku. Kecuali, dengan Kak Siti Nurhaliza, yang semakin dekat menemani hari-hari sepiku.

Sementara, skripsi belum tergarap sama sekali. Aku dah coba search bahan-bahan tentang Yahudi yang kuangkat sebagai tema, tapi tak jua aku menemukan chemistry untuk menulis. Entah kenapa, otakku jadi beku begini. Apa aku kurang berdo’a pada Tuhan? Konon kata teman, kalau kita jauh dari Tuhan, maka banyak saja halangan yang menghadang.

Beranjak dari curhatan-curhatanku tadi, barusan aku mendapatkan kunjungan dari admin Habib dot Info yang ngasih tahu cara masukan kalender hijriah dengan tampilan flash image. Memang wordpress ngak mau baca kode html yang pake embel-embel “<embed> ataupun <script>. Tentu, aku sangat berterima kasih sama admin yang baik hati itu. Bagi teman-teman pemilik blog di wordpress yang mau masukin kalender hijriah animasi  bisa membaca tutorial berikut (silahkan klik).

Demikian dulu ya, sekedar curhatan dari saya yang sangat terharu dengan sokongan dan kunjungan terus-menerus teman-teman di blog sederhana ini. Rumah virtual tempat saya mencurahkan isi hati dan pikiran. Mudah2an ngak bosan untuk terus berkunjung… Makasi…:)