Hidup yang tak terkoreksi, adalah hidup yang tak layak dijalani (Socrates,  469 BC–399 BC)

Hari-hari belakangan ini terasa begitu monoton. Tiada gairah, tiada lagi adrenalin tak beraturan menghiasi. Tiada lagi romantika yang membuat aku scizofren dalam keadaan hati bercampur-aduk. Semua biasa dan tak lebih biasa-biasa saja.

Setelah lama tak muncul di media, akhirnya kemarin tulisan singkatku muncul di Padangmedia.com (Detik.com-nya Sumatera Barat) untuk mempromosikan keberadaan asrama kepada adik-adik SMA yang diterima kuliah di Yogyakarta. Ya, sabtu kemarin UGM dan UIN Sunan Kalijaga telah merilis daftar mahasiswa yang diterima. Semoga saja mereka yang akan merantau ke Jogja bisa baca tulisanku itu, sehingga terkurangi juga beban yang mesti dikeluarkan karena asrama hanya membebankan Rp. 35.000 saja kepada setiap penghuninya.

Masih tetap aku setia membaca Koki Kompas yang banyak membuka mataku tentang dinamika manusia modern yang telah mengambil nilai-nilai baru dalam interaksi mereka. Ya, kebanyakan penulis Koki adalah warga Indonesia yang tinggal di luar negeri dan mereka yang tinggal di kota-kota besar Indonesia. Ada cerita menarik yang ku baca beberapa hari yang lalu, cerita seorang janda yang berselingkuh dengan atasannya, kemudian kembali rujuk dengan mantan suaminya. Bagaimana sulit untuk menetralkan hati pada pernikahan untuk kedua kali.

Mungkin itulah yang kurasakan saat ini. Saat kemarin aku sudah menyatakan keinginan untuk kembali aktif sebagai instruktur Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, kembali bayangan masa lalu yang kurang mengenakkan hadir di pikiran. Masih tertinggal “trauma” dulu yang membuat aku terjerembab dalam fitnah wanita yang meninggalkan luka mendalam.

Hari-hari terus berjalan, kedatangan mahasiswa baru sudah di depan mata, dan bulan Agustus tak lama lagi datang. Sementara skripsiku masih belum menunjukkan tanda-tanda yang baik. Di lain waktu aku semakin sibuk dengan deretan kuliah ulangan untuk memperbaiki nilai dan kursus Bahasa Asing.

Waktu terus bergulir. Entah kapan “graduate” akan diraih???