Sedang enak-enak nulis blog, ada orang kampung yang ngajak main bola. Lawan sudah pada datang, tapi pemain ngak ada. Sebenarnya aku malas sih untuk main, selain ngak punya sepatu bola (belum sempat beli, setelah sepatu terakhirku jebol karena jahitannya lepas), hujan deras membuat lapangan tak layak lagi dipakai oleh bertanding.

Namun, berhubung sudah 3 orang bolak-balik menjemputku, dan sudah dicariin pinjaman sepatu, ya terpaksa jugalah berlari di tengah lapangan becek penuh lumpur dan air.

Karena hati setengah-tengah dan sepatu yang ku pakai tak pula pas di kaki, banyak tendangan yang meleset dari sasaran, dan satu gol lawan terjadi ulah goal kick yang kulakukan tak sempurna. Yah, benar-benar sial. Kayaknya aku harus banyak latihan lagi dan mesti nyari sepatu bola baru.

Magrib, badan dah capek. Sementara habis Isya nanti ada rapat di Balai RW, Sosialisasi Pemilu 2009. Tak hanya itu, bahan ujian untuk besok belum juga dibaca. Dan rasa malaspun kembali mendera. Huh, benar-benar runyam.

Ayo donk, bantuin aku biar semangat. Mana adek yang ditunggu sms-smsnya yang selalu bangkitkan semangat tiada kunjung mampir di handphone-ku. Duh, kok malas di semester terakhir penyakit malas ini datang.

Please. Ada yang bisa bantu aku???