Sebagai salah satu member wordpress, agaknya “kurang ajar” juga apabila saya tidak mengetahui siapa pendiri dan perancang blog yang telah menjadi raja dalam dunia perbloggeran ini. Memang selama ini saya tidak terlalu ambil pusing dengan masalah beginian. Karena pikiran saya melulu bagaimana terus menulis dan meningkatkan jumlah pengunjung blog.

So, pada kesempatan ini saya perlu juga untuk menyampaikan profil sang “Boss” yang telah memberikan peluang kepada saya untuk menjadi penulis di dunia maya dengan pembaca 600-700 orang perhari (targetnya sih bisa 1000-an, tapi belum kesampaian). Ternyata sang “Boss” yang bernama Matthew Charles Mullenweg (Matt Mullenweg) ini masih muda. Dia kelahiran 11 Januari 1984. Cuma beda 2 bulan kurang dikit dari tanggal kelahiran saya. Bedanya lagi Matt lahir di Houston Texas Amerika Serikat, sementara saya di desa terpencil di Sumatera Barat Indonesia sana.

Di SMA Matt belajar  Seni Visual dan Pertunjukan. Jadi bukan jurusan Komputer, Programing dan yang berbau komputer lah. Tapi Matt bisa bikin wordpress, Akisment, dan Automattic. Keren benar kan?? Selain itu, ia juga mahir mainin musik saxophone.  Memang Matt ini kreatif banget. So bagi kamu-kamu yang merasa salah jurusan baik di Universitas ataupun di Sekolah, jangan jadikan itu alasan buat kamu untuk g berbuat di bidang yang kamu senangi. Bukankah sekolah dan kuliah hanya kegiatan formal yang syukur2 bisa membawa kita dapat kerja atau jadi buruh  negara dan perusahaan milik para bos-bos kapitalis. Toh juga ngak jaminan juga ijazah SMA dan Universitas bisa buat kamu dapat pekerjaan. Malahan teman-teman saya yang alumni UGM banyak juga yang lama nganggur dan ditolak jadi buruh negara alias PNS.

Masalahnya saya mengalami sendiri kalau saya salah pilih jurusan. Sampai2 mogok kuliah selama 2 tahun. Ya, gara-gara didoktrin bahwa jurusan  yang saya ambil g kepakai dan sia2 aja. Makanya sudah melewati semester ke 13 ini saya belum juga lulus. Tapi saya bersyukur masih bisa bertahan, dan mudah2an saya bisa menyelesaikannya. Karena jurusan kuliah tidak menghambat untuk mendalami atau belajar bidang lain. Ya, sekolah dan kuliah hanya formalitas.

Hebatnya lagi Matt juga Droup out dari kampus. Tepatnya pada tahun 2004.  Mungkin cerita droup out orang-orang kreatif kayak Matt sudah banyak kita temui. Ya, kayak Bill Gates -lah.

So, buat  pengunjung yang pingin baca lebih jauh tentang Matt bisa di search di google. Di sini saya tampilkan 2 link yang bercerita tentang Matt, pemuda jenius yang kaya raya karena kreatif.

Udahan dulu ya, selagi umur masih diberi Tuhan sudah selayaknya kita manfaatkan untuk hal-hal yang positif. Memang cobaan membuat semangat jadi luntur dan jiwa remuk redam. Tapi semua bisa diatasi dengan berdo’a. Dosa yang mesti ditebus dengan ibadah. Selama hidup masih berjalan selama itu otak terus berpikir. Jadi jangan sia-siakan. Jadikan sorga sebagai tujuan, karena itulah kehidupan yang abadi. Semoga pertaubatan ini bisa kujalani.

Iklan