Alhamdulillah ujian yang lumayan memeras pikiran tinggal satu lagi, ujian Metode-Metode Filsafat yang diujikan lisan Senin besok. Yang lainnya sudah kelar hari ini. Soalnya hasilnya, tak tahulah. Lihat aja nanti. Kalau baik syukur, kalau g ya mau gimana lagi.

Ada 2 mata kuliah yang membuat mahasiswa tertipu. Awalnya saat kuliah terakhir, dosen pengampu bilang bahwa ujian bersifat terbuka artinya boleh buka catatan dan semua amunisi untuk menjawab ujian. Eh, nyatanya pas hari H ternyata berubah jadi ujian tertutup. Ya, banyak yang pada jengkel dan sakit hati. Maklumlah mungkin pada berprasangka bisa buka buku pas ujian jadi ngak perlu belajar sebelumnya. Jadi saran saya, meskipun dosen bilang ujian bisa open book, lebih baik kita siap-siap aja dulu dengan belajar. Kalau misalnya memang open book, kita kan jadi mudah jawab ujian. G perlu banyak habisin waktu untuk buka-buka buku saat ujian. Kalau ternyata close book, ya kita sudah punya persiapan, jadi g terlalu terpukul dengan perubahan dadakan ini.

Pada kesempatan ini, saya juga mau minta maaf pada pengunjung sekalian, karena blog ini g diupdate beberapa hari. Maklumlah, ujian akhir semester memang menyita perhatian dan pikiran. Jadi mood untuk nulis jadi ilang.

Beberapa minggu ini, Handphoneku sunyi. Tak ada sms spesial yang masuk. Padahal aku berharap ada teman lama yang menyapaku. Beberapa minggu ini juga, aku semakin kehilangan rasa cintaku. Seolah-olah cinta itu memang semu. Sampai-sampai tadi malam tiba-tiba saja muncul kata yang aneh “Kebencian seorang wanita tidaklah akan membunuh seorang pria. Akan tetapi rayuan wanitalah yang membuat pria takluk tak berdaya”. Kata yang muncul ketika aku renung-renungi tentang arti pacaran. Maklumlah, anak-anak kos-ku pada punya pacar. Ternyata memang rayuan wanita yang mesti dihindari, karena senjata paling dasyat dari wanita adalah memelas, sehingga membuat hati iba melihatnya.

Aku terlalu ambil pusing lagi dengan keinginan punya pacar saat ini. Karena bikin capek dan sakit hati aja. Pingin nikah, nanti dulu aja. Meskipun beberapa teman sudah pada nikah tapi aku belum tertarik dan belum siap sama sekali.