Betapa sulit untuk mempertahankan sebuah Blog. Apalagi menjadikannya terus masuk dalam jajaran blog yang sering dibaca oleh pengunjung. Beberapa situs statistik mencoba untuk membuat peringkat blog-blog yang ada. Salah satu status yang ingin kupertahankan adalah terus berada di posisi 10 besar dalam statistik yang dibuat oleh situs blog terbaik.

Sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan untuk menaikan jumlah pengunjung. Yang sering dilakukan oleh para blogger dan masih efektif adalah mengangkat tema tentang pornografi dan info lowongan kerja. Hal ini berangkat dari pengalaman mengamati postingan terhangat di dasboard wordpress. Fenomena ini menunjukkan dua hal yang sedang menimpa banyak orang di Indonesia. Pertama, pornografi adalah konsumsi internet yang dicari oleh para netter. Kedua, memang sekarang ini banyak orang yang menganggur. Bayangkan saja, saat ini lebih dari 2 juta orang sarjana masih luntang-lantung tanpa punya pekerjaan.

Terkait dengan sarjana yang menganggur ini, agaknya memang ada yang salah dengan sistem pendidikan kita. Setting yang ngak jelas tentu menghasilkan produk yang tidak jelas juga. Ditambah lagi banyak pengajar yang tak mampu membangkitkan minat belajar dan menanamkan karakter-optimisme yang kuat bagi murid-muridnya. Ya, jadilah potensi yang luar biasa, karam oleh salah asuhan.

Tadi pas rapat tentang speedy, ada juga teman yang marah. Agaknya dia tersinggung oleh perkataan “Maksud kita memasang internet adalah untuk menunjang tugas kuliah”. Tentu sayang sudah bayar mahal-mahal cuma dipakai untuk main game hingga pagi sampai malam. Apalagi untuk main judi online. Benar-benar mubazir dan nambah dosa aja kan?

Barusan aku menonton rekaman diskusi “Barometer” di web liputan 6 SCTV yang mengangkat tema “Film Laskar Pelangi”. Salah satu hal yang ku setujui dari Andrea Hirata, “Lambungkanlah impianmu setinggi mungkin”. Karena dengan mimpi kita bisa merubah keadaan yang saat ini sedang membelit kita. Tentu bukan sekedar mimpi. Tapi impian yang terus digengam untuk terus memperbaiki diri dan berjuang melawan kesulitan.