Perjalananku membuka sebuah web sesama member sebuah milis telah membawaku berkenalan dengan Martina Mcbride. Web apik yang berisi undangan pernikahan ini berkonsep flash diiringi sebuah lagu melenakan hati. My Valentine yang dinyanyikan oleh sang Biduanita yang bernama asli Martina Mariea Schiff. Penyanyi yang lahir 29 Juli 1966 di Sharon, Kansas, USA ini benar-benar memukau dengan olahan vokalnya yang kuat.

Mungkin Valentine agak sensitif bagi teman-teman aktivis Islam yang hendak menghilangkan segala bentuk peniruan terhadap budaya Barat. Terlepas dari pandangan yang miring ini, saya hanya mencoba menempati diri sebagai penikmat musik melihat syair yang ada di My Valentine benar-benar menyentuh hati. Lyric yang mengantarkanku merenungi kembali akan cinta sejati yang dulu pernah aku agung-agungkan.

Setelah perjuangan cintaku hancur berantakan, aku ingin membangun lagi sebuah keyakinan akan adanya cinta sejati. Bagi pengunjung yang ingin mendengarkan lagu ini silahkan klik video berikut:

“My Valentine”

If there were no words
No way to speak
I would still hear you

If there were no tears
No way to feel inside
I’d still feel for you

And even if the sun refuse to shine
Even if romance ran out of rhyme
You would still have my heart
Until the end of time
You’re all i need
My love, my valentine

All of my life
I have been waiting for
All you give to me
You’ve opened my eyes
And showed me how to love unselfishly

I’ve dreamed of this a thousand times before
In my dreams i couldnt love you more
I will give you my heart
Until the end of time
You’re all i need
My love, my valentine

La da da
Da da da da

And even if the sun refuse to shine
Even if romance ran out of rhyme
You would still have my heart
Until the end of time
Cuz all i need
Is you, my valentine

You’re all i need
My love, my valentine