Atas Nama Kebenaran: Tanggapan Kritis Terhadap Wacana Islam Liberal

Posted on Updated on


  • Judul Buku: Atas Nama Kebenaran: Tanggapan Kritis Terhadap Wacana Islam Liberal
  • Penulis: Khalif Muammar
  • Dari Akademi Kajian Ketamadunan
    ISBN: 983-41530-6-6

“Saya menganjurkan supaya buku ini dimiliki, dibaca dan dikaji oleh setiap lapisan masyarakat. Buku yang mengandungi 7 bab pendedahan pola pemikiran fahaman liberal ini dapat memberi panduan kepada pembaca menangkis serta menghilangkan keraguan yang ditimbulkan oleh pendukung-pendukung fahaman ini.”
-Dato’ Seri (Dr) Hj Harussani bin Hj Zakaria
Mufti Negeri Perak Darul Ridzuan.

“Buku ini diterbitkan bersesuaian dengan keadaan semasa yang menuntut para ulama’ dan cendekiawan Islam untuk bersatu dan menunaikan tanggungjawab bagi menjernihkan kesamaran dan kekeliruan masyarakat akibat daripada cetusan dan ledakan globalisasi yang sedikit sebanyak telah mengubah dan mengelirukan pandangan serta pemikiran umat Islam.”
-Dato’ Setia Hj. Mohd. Tamyes bin Abd. Wahid
Mufti Negeri Selangor

Kepekaan intelektual Khalif Mu`ammar selayaknya mendapat apresiasi para khalayak dan buku yang membahas secara serius isu “Islam Liberal” ini wajar dicatat sebagai a must read book.
-Dato’ Dr. Siddiq Fadzil

Buku pertama karya penulis muda ini sangat berguna dibaca untuk melihat rakaman beberapa jelmaan wabak kekeliruan pemikiran keagamaan sebahagian dari kalangan Muslim yang berpelajaran tinggi. Beliau juga menunjukkan beberapa kesilapan yang terdapat dalam pemikiran penulis-penulis Muslim tersebut dengan hujah-hujah yang pada umumnya cukup kukuh bersandarkan sumber-sumber rujukan yang luas dan pemikiran sendiri.
-Prof. Dr. Wan Mohd Nor Wan Daud

Akademi Kajian Ketamadunan Kompleks Dar al-Hikmah, Sg. Ramal Dalam 43000
Kajang, Selangor.
Mel-e:

ketamadunan@yahoo.com
Laman web: http://www.madaniyat.com
Tel: 03-89252392
Faks: 03-89252477

Faks: 03-89252477

Sumber: http://www.madaniyat.com/

About these ads

3 thoughts on “Atas Nama Kebenaran: Tanggapan Kritis Terhadap Wacana Islam Liberal

    Gunung Toba said:
    1 Maret 2012 pukul 10:15

    Bukan YESUS yang disalib-kan,,, tetapi orang-lain yang diserupakan… Tetapi pernyataan tersebut sangat bertentangan dengan ucapan orang tersalib-orang yang diserupakan,, saat berkata:
    “Tuhan,,Tuhan,,,Tuhan,,, Ampunilah mereka,, sebab mereka tidak-tahu apa yang mereka perbuat”.
    Kalimat tersebut bisa diartikan,, “biarlah aku sendiri yang menanggung dosa-dosa perbuatan mereka.”
    Dapatkah kata-kata ter-indah seperti ini keluar dari seseorang yang diserupakan dalam keadaan kesakitan????.
    Alkitab yang ada sekarang telah dipalsukan.??? Per-nyataan Palsu itu dapat diterima kalau di-ikuti Pembuktian yang ASLI….Ada uang palsu,,, tolak-ukurnya adalah Uang asli…..
    Mustahil Alquran yang ada sekarang di-palsukan dikemudian hari oleh orang islam sendiri, dan mustahil tidak dapat ditemukan lagi Aslinya..
    Injil Barnabas yang asli ???… Injil barnabas ditulis pada tahun 1500 oleh orang eropa keturunan yahudi…. Jadi tulisan itu ada,,, 900-tahun setelah Islam.. berarti injil palsu….

      Gunung Toba said:
      1 Maret 2012 pukul 10:27

      Sesungguhnya kita sering membohongi diri-sendiri… Berbeda dengan tumbuh2-an,, yang tidak dapat berbohong,, kecuali manusia campur-tangan… INGAT : KITA MENGENAL POHON DARI BUAHNYA, ATAU BUNGANYA,, ATAU DAUN-NYA…. kita mengenal orang-2 Timur-Tengah dari perbuatannya atau agamanya???.
      kita sering mendengar Nabi-Nabi dari Timur-Tengah memiliki isteri sah sampai 99,, belum termasuk para gundik/selirnya, seperti Nabi SULAIMAN… Nabi/utusan ALLAH ber-poligami ??? sedangkan Manusia pertama ADAM yang segambar dengan ALLAH hanya monogami dengan HAWA satu-2-nya…. Disinilah kebodohan kita yang mempercayai budaya bangsa lain… Kita bodoh tidak dapat membedakan yang benar itu ADAM,, dan yang bohong itu Nabi-2 dari Timur-Tengah…. Jadi kembalikan Allah yang ada berada dalam HATI-NURANI mu. jangan biarkan pikiran-mu disesatkan orang-2 Timur-Tengah….

    Gunung Toba said:
    1 Maret 2012 pukul 10:37

    Kemanapun anda pergi ke belahan dunia lain,, dari asia, afrika, amerika, eropa,,, jika kita bergaul berteman sama orang-orang Timur-Tengah,, akan menuai kekecewaan… Kita selalu tertipu bibir manis mereka.. Dan kelakuan mereka seperti budaya turun temurun… Mereka sangat mahir mempermainkan pikiran kita,, sekalipun anaknya masih kecil,, apalagi yang sudah umur tua dan berpengalaman… Manis dimulut,, busuk dihati…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s